Tribunnews WIKI

Zakat Maal, Zakat yang Dikenakan atas Segala Jenis Harta, yang Perolehannya Tak Melanggar Agama

Senin, 17 Mei 2021 14:51 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Zakat Maal adalah zakat yang dikenakan atas segala jenis harta, yang secara zat maupun substansi perolehannya tidak bertentangan dengan ketentuan agama.

Maal berasal dari kata bahasa Arab artinya harta atau kekayaan (al-amwal, jamak dari kata maal) adalah “segala hal yang diinginkan manusia untuk disimpan dan dimiliki” (Lisan ul-Arab).

Menurut Islam sendiri, harta merupakan sesuatu yang boleh atau dapat dimiliki dan digunakan (dimanfaatkan) sesuai kebutuhannya.

Oleh karena itu dalam pengertiannya, zakat maal berarti zakat yang dikenakan atas segala jenis harta, yang secara zat maupun substansi perolehannya tidak bertentangan dengan ketentuan agama.

Sebagai contoh, zakat maal terdiri atas simpanan kekayaan seperti uang, emas, surat berharga, penghasilan profesi, aset perdagangan, hasil barang tambang atau hasil laut, hasil sewa aset dan lain sebagainya.

Harta yang Masuk Zakat Maal

Sebagaimana yang dijelaskan di dalam UU No. 23 Tahun 2011, zakat maal meliputi.

a. Emas, perak, dan logam mulia lainnya.

b. Uang dan surat berharga lainnya.

c. Perniagaan.

d. Pertanian, perkebunan, dan kehutanan.

e. Peternakan dan perikanan.

f. Pertambangan.

g. Perindustrian.

h. Pendapatan dan jasa; dan

i. Rikaz.

Baca: Jangan Lupa Dibayar, Ini Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Anak hingga Keluarga

Baca: Jelang Lebaran, Paula Verhoeven Ajak Kiano Bayar Zakat Fitrah

Syarat

1. Kepemilikan penuh.

2. Harta halal dan diperoleh secara halal.

3. Harta yang dapat berkembang atau diproduktifkan (dimanfaatkan).

4. Mencukupi nishab.

5. Bebas dari hutang.

6. Mencapai haul.

7. Atau dapat ditunaikan saat panen.

Cara Menghitung

1. Emas nisab 85 gram.

Seorang pemilik emas seberat 200 gram, tidak dipakai, dan usia kepemilikannya sudah satu tahun.

Maka wajib membayar zakat.

Simulasi Jika harga emas senilai Rp 800.000, maka perhitungannya (200 gram x 2,5%) x Rp 800.000 = 5 gram x Rp 800.000 = Rp 4.000.000. Zakat emas yang harus dibayarkan menjadi sebesar Rp 4.000.000.

2. Perak

Nisab perak sebesar 200 Dirham, atau seberat 595 gram.

Contoh simulasi

Perak seberat 1.000 gram, dan telah dimiliki selama satu tahun.

Misal harga 1 gram perak sebesar Rp 10.000, maka perhitungan zakat peraknya adalah (1000 gram x 2,5 %) x 10.000 = 25 x 10.000 = Rp 250.000.

Jadi, Zakat perak yang perlu dibayarkan adalah Rp 250.000.

3. Ternak Sapi

Nisab sapi adalah minimal 30 ekor.

Jika sapi yang dimiliki berjumlah di bawah 30 ekor, maka tidak wajib dizakatkan.

Dibawah ini rentang nisab sapi dan pengenaan zakatnya.

Cara menghitung zakat sapi:

a. Sapi 30-39 ekor, maka wajib membayar zakat sebesar satu ekor sapi jantan atau betina tabi’ (umur 1 tahun memasuki 2 tahun).

b. Sapi 40-59 ekor, maka wajib membayar zakat sebesar satu ekor sapi jantan atau betina musinnah’ (umur 2 tahun memasuki 3 tahun).

Untuk perhitungan selanjutnya, apabila sapi yang dimiliki bertambah kelipatan 30 ekor, maka zakatnya bertambah satu ekor sapi jantan atau betina tabi’.

Jika jumlahnya bertambah kelipatan 40 ekor, maka zakatnya bertambah 1 ekor musinnah’.

4. Ternak kambing

Seseorang memiliki peternakan kambing selama satu tahun, dan telah mencapai nisab.

Nisab kambing adalah 40 ekor.

Jika jumlah kambing yang dimiliki di bawah 40 ekor, maka tidak wajib untuk membayar zakat. Contoh simulasi perhitungan:

Cara menghitung zakat kambing:

- Kambing 40-120 ekor, wajib membayar zakat sebesar 1 ekor kambing usia 2 tahun, atau satu ekor domba usia 1 tahun.

- Kambing 121-200 ekor, wajib membayar zakat sebesar 2 ekor kambing atau domba.

- Kambing 301-400 ekor, wajib membayar zakat sebesar 4 ekor kambing atau domba.

- Kambing 401-500 ekor, wajib membayar zakat sebesar 5 ekor kambing atau domba.

Untuk perhitungan selanjutnya, jika jumlah kambing bertambah setiap kelipatan 100 ekor, maka zakatnya bertambah satu ekor kambing atau domba.

5. Zakat Hewan lain

Yang dimaksud hewan lain adalah hewan ternak yang dipelihara atau dibeli untuk diperdagangkan dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Sehingga cakupan hewan lain mencakup seluruh hewan ternak tanpa terkecuali, seperti kuda, ayam, burung, dll. baik yang diperdagangkan langsung atau dibeli saat masih kecil untuk dijadikan gemuk lalu dijual.

6. Zakat Produk pangan asal hewan

Zakat produk pangan asal hewan ternak adalah seluruh produk dari hewan ternak yang diperjualbelikan seperti susu dan turunannya, bulu, telur, madu lebah dan sutra.

Adapun jika hanya dimanfaatkan untuk pribadi maka tidak ada zakat.

7. Zakat Pertanian

Petani memisahkan bulir padi dari jerami saat panen di kawasan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (24/3/2021).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya penurunan harga gabah pada periode Januari dan Februari di tahun 2020 dan 2021.

Harga gabah di Januari 2020 sebesar Rp 5.273 per kilogram sementara di Januari 2021 harga gabah berada di level Rp 4.900 per kilogram.

(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan judul: Zakat Maal

# Tribunnews WIKI # Zakat Maal # harta

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki

Tags
   #Tribunnews WIKI   #Zakat Maal   #harta
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved