Yandex

Tribunnews Update

Israel Kian Brutal Serang Palestina, Sekitar 10.000 Warga Gaza Harus Tinggalkan Rumah Mereka

Sabtu, 15 Mei 2021 12:33 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pada Jumat (14/5/2021), PBB memperkirakan sekira 10.000 warga Palestina harus meninggalkan rumah di Gaza.

Menyusul meningkatnya serangan Israel atas warga sipil di sana.

Mereka berlindung di sekolah, masjid, dan tempat lain selama pandemi Covid-19.

Dilansir oleh Tribunnews.com, hal itu diungkap oleh pihak Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB.

Mereka menyebut, rumah sakit dan akses ke layanan air dan sanitasi bergantung pada listrik, bahan bakarnya akan habis pada Minggu esok.

"Mereka berlindung di sekolah, masjid, dan tempat lain selama pandemi COVID-19 global dengan akses terbatas ke air, makanan, kebersihan, dan layanan kesehatan," sebuta Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB dalam sebuah pernyataan resminya yang dikutip oleh Anadolu Agency.

Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB juga menuturkan, otoritas Israel dan kelompok-kelompok Palestina harus segera mengizinkan PBB dan mitra kemanusiaannya untuk membawa bahan bakar, makanan, dan persediaan medis dan untuk mengerahkan personel kemanusiaan.

Baca: Masa Lalu Pendekar Wanita Israel Dijuluki Ratu Senjata, Bahagia Letuskan Senpi, Dirudapaksa 2 Kali

Baca: Tak Lagi Sakti! Pertahanan Kubah Besi Israel Jebol Diserang Hamas, Roket Sijeel Jadi Momok Netanyahu

Semua pihak harus selalu mematuhi hukuk kemanusiaan dan hak asasi manusia internasional.

Kantor tersebut mengulangi seruan Sekjen PBB, Antonio Guterres untuk segera melakukan de-eskalasi di Gaza dan Israel.

Setidaknya 122 warga Palestina, termasuk 31 anak-anak dan 20 wanita, telah tewas, dan 900 lainnya terluka dalam serangan Israel yang sedang berlangsung terhadap Gaza.

Israel terus menargetkan Gaza sebagai sasaran aksi pengeboman jet-jet tempurnya yang menyebabkan kerusakan berat pada bangunan tempat tinggal di seluruh daerah kantong di Gaza.

Hingga kini, sembilan warga Israel juga tewas belakangan ini.

Delapan dari mereka dalam serangan roket selain seroang tentara yang tewas ketika sebuah peluru kendali anti-tank menghantam jip mereka.

Ketegangan telah memuncak di daerah Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur.

Yang diduduki selama sebulan terakhir, ketika pemukim Israel berkerumun mengikuti perintah pengadilan untuk penggusuran keluarga Palestina di daerah itu.

Warga Palestina memprotes warga Syekh Jarrah yang menjadi sasaran dan diancam akan diusir oleh pasukan Israel.

Israel menduduki Yerusalem Timur selama perang Arab-Israel tahun 1967.

Serta mencaplok seluruh kota pada tahun 1980, sebuah tindakan klaim yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

(Tribun-video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Serangan Jet Tempur Israel Hancurkan 4 Kantor Bank di Gaza

# Gaza # Palestina # Israel # PBB # TRIBUNNEWS UPDATE

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Larasati Putri
Video Editor: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribunnews.com
Tags
   #Gaza   #Palestina   #Israel   #PBB   #TRIBUNNEWS UPDATE
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved