Yandex

Tribunnews Update

Ditinggal Salat Id, Bumil di Malang Ditemukan Tergeletak Berlumuran Darah Jadi Korban Perampokan

Sabtu, 15 Mei 2021 12:19 WIB
Tribun Jatim

TRIBUN-VIDEO.COM - Aksi perampokan terjadi di sebuah rumah kawasan Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, tepat di hari raya Idulfitri, Kamis (13/5/2021).

Seorang ibu hamil menjadi korban perampokan lantaran saat itu ia tengah ditinggal anggota keluarga yang lain menjalankan salat Id.

Korban diduga dianiaya perampok dan ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dengan banyak luka sayatan benda tajam.

Identitas korban diketahui bernama Mujihati (25) berada di rumah lantaran menjaga anaknya yang masih tidur.

Dilansir TribunJatim.com, adanya aksi perampokan ini dibenarkan oleh Kapolsek Pakis, AKP M. Lutfi dan menyebut polisi masih mendalami kasus ini untuk meringkus pelaku secepatnya.

Ia juga mengaku bahwa pihaknya telah memerikan lima orang saksi termasuk beberapa anggota keluarga korban.

"Kasus ini sedang kami dalami. Teman-teman (petugas kepolisian) masih di lapangan semua. Sementara 5 orang saksi yang diperiksa. Mereka adalah keluarga korban dan juga ada dari luar (bukan keluarga korban)," kata Lutfi.

Terpisah, mertua korban, Widadi menerangkan, peristiwa itu terjadi ketika dirinya sedang menjalani ibadah Salat Idul Fitri di Masjid yang tak jauh dari rumah korban.

Sementara suami Mujihati sedang mendapat jatah bekerja shift pagi.

"Waktu itu suaminya lagi kerja shift pagi, di PG Kebon Agung," tuturnya.

Saat kembali, ia curiga lantaran salamnya tidak dijawab hingga saat masuk ke dalam rumah ia terkejut lantaran mendapati percikan darah di tembok kamar.

"Ketika saya kembali, saya ucapkan salam kok gak ada yang jawab. Lalu saya masuk ke dalam rumah loh kok ada percikan darah di tembok kamar. Ternyata anak saya tergeletak berdarah-darah," beber Widadi saat ditemui di tempat kejadian perkara pada Jumat (14/5/2021).

Widadi kembali dikejutkan saat menemukan menantunya yang tengah hamil sudah tergeletak dengan kondisi berdarah-darah.

Widadi menambahkan, setelah mengecek ke bagian garasi, ia mendapati motor Honda Beat milik korban telah tiada.

"Motor yang dicuri Honda Beat warna pink hitam magenta plat nomor N 5395 CS. Kejadian pencurian itu terjadi sekitar antara pukul 6 hingga 7 pagi," ucap Widadi.

Widadi menduga luka sayatan-sayatan di tubuh menantunya itu merupakan akibat ulah keji si pencuri motor.

"Lukanya sayatan di kepala leher, tangan dan paha. Saat diperiksa banyak sekali lukanya," terangnya.

Ia mengungkapkan, setelah kejadian korban langsung dilarikan ke rumah sakit dan kini masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSSA Kota Malang.

"Perawatan saat ini luka-lukanya sudah dijahit semua," ujar Widadi.

Sebelum peristiwa ini terjadi, Widadi mengaku tak mengendus adanya gelagat orang mencurigakan di perumahan tersebut.

"Sebelumnya juga tidak pernah terjadi seperti ini (pencurian motor)," paparnya.

Terakhir, Widadi pun berharap pelaku dalam kasus ini bisa segera ditangkap oleh pihak Polres Malang yang kemudian menangani kasus ini.

"Dari Polres (Malang) dan Polsek Pakis sudah kesini," tutupnya. (Tribun-video.com/TribunJatim.com)

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Malang Berdarah Saat Salat Ied, Ibu Muda Disayat Komplotan Maling, Darah Muncrat ke Dinding Kamar

# Kabupaten Malang # perampokan # ibu hamil # TRIBUNNEWS UPDATE

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Dea Mita
Video Editor: Bintang Nur Rahman
Sumber: Tribun Jatim
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved