Yandex

Fakta Viral

Viral Kisah Keluarga Jalan Kaki dari Gombong-Bandung, Sengaja Cari Uang hingga Buat Keluarga Malu

Jumat, 14 Mei 2021 20:12 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah kisah tentang satu keluarga yang mengaku mudik dengan jalan kaki dari Gombong hingga Bandung viral di media sosial.

Sosok kepala keluarga itu yakni Dani Rahmat (39) yang membawa istrinya Masitoh Ainun (36) dan dua anaknya yang masih balita.

Mereka mengaku jalan kaki dari Gombong, Jawa Tengah menuju kampung halamannya di Bandung, Jawa Barat dengan berbekal uang Rp 120 ribu.

Sontak pengakuan keduanya pada Jumat (7/5/2021) pun menuai simpati dari masyarakat.

Hingga ada seorang Kades Tigaherang, Rajadesa, Ciamis bernama Abdul Muhi memberikan tumpangan, memberi bekal dan mengunggah kisah mereka di media sosial.

Namun perlahan fakta dari kisah mereka terkuak.

Rupanya, mereka tidak benar-benar mudik, akan tetapi sengaja berjalan kaki untuk mencari uang.

Keluarga ini merekayasa cerita sekaligus menjual rasa iba agar mendapat belas kasihan dari orang-orang yang ditemui.

Lilis, sang ibu Dani mengaku malu atas tingkah anaknya.

Saking tak tahannya, warga Kampung Bojong Sayang RW 1 RT 3, Desa Pananjung, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung ini berharap, ada yang bisa memulangkan anaknya ke Medan.

Ia mengaku sudah lelah karena anaknya selalu membuat masalah.

Dirinya menyayangkan anak dan menantunya melakukan hal seperti ini sampai viral.

Pengakuan Masitoh

Setelah kedoknya terungkap, Masitoh pun mengatakan yang sejujurnya.

Ia mengakui bahwa kisah mudiknya tak benar dan telah hidup di jalanan selama setahun.

Dari pengakuannya, mereka terpaksa hidup di jalanan karena tempat kerja Dani yang tutup dan terbiasa ke sana ke mari untuk mengharapkan pemberian orang.

Perjalanan yang mereka tempuh yakni dari Cangkuang-Cimidi-Bandung-Cikarang-Cikampek-Karawang-Subang-Indramayu-Tegal dan berjalan menuju ke Gombong.

Seusai dari Gombong mereka akan kembali lagi, pergi dari utara, pulang melalui jalur lintas selatan.

Dalam satu tahun, mereka telah berkeliling dari Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat dan terbiasa tidur di POM bensin atau masjid.

Masitoh yang merupakan warga Lubuk Pakam, Medan, Sumatera Utara pun kehilangan kartu identitasnya karena tas miliknya dicuri.

Begitu juga kartu identitas Dani.

Kabar viral mengenai dirinya, tenyata juga membuat keluarga Masitoh syok hingga darah tinggi.

Mereka pun untuk sementara dikarantina di Kantor Desa Pananjung, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung.(*)

Editor: Radifan Setiawan
Video Editor: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: TribunWow.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved