Niat Puasa Qadha Bayar Utang Ramadan, Bagaimana Jika Lupa Jumlah Utang?
TRIBUN-VIDEO.COM - Sebelum menginjak di bulan Ramadan, lebih baik untuk membayar utang puasa dengan melaksanakan puasa Qadha atau membayar fidyah.
Ada beberapa golongan orang yang harus membayar utang puasa ketika tidak bisa melaksanakan puasa Ramadan.
Adapun ketentuan halangan tidak menjalankan puasa Ramadan yakni sakit, melakukan perjalanan jauh, haid, dan nifas.
Dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta, Shidiq mengatakan membayar puasa di hukum Islam dikenal dengan qadha.
"Sebetulnya ini berlaku bagi orang yang sanggup berpuasa, tapi ada halangan-halangan tertentu," kata Shidiq, dikutip dari YouTube Tribunnews.com, Sabtu (6/6/2020).
Misalnya, seseorang sedang dalam perjalanan jauh atau dalam keadaan sakit.
Bisa juga orang yang sanggup berpuasa tetapi dilarang, yakni perempuan yang sedang haid atau nifas.
Ia menambahkan, orang yang mempunyai halangan tersebut wajib untuk membayar utang puasanya di hari lain.
"Di dalam Al Quran, orang-orang ini mendapat keringanan untuk tidak berpuasa, tapi dituntut untuk mengqadha di hari lain," kata Shidiq.
Apabila, masih belum sanggup untuk membayarnya seperti orang yang sakit kronis, maka diwajibkan untuk membayar fidyah untuk fakir miskin.
Lalu, bagaimana niat puasa qadha?
Berikut bacaan niat puasa qadha dan doa buka puasa:
Niat Puasa Qadha
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.
Artinya:
"Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadan esok hari karena Allah SWT."
Doa Buka Puasa
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin.
Artinya :
Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.
Bisa juga dengan bacaan doa buka puasa berikut:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruqu, wa tsabatal ajru, insyaallah.
Artinya:
"Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah, serta pahala telah tetap, insya Allah."
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Niat Puasa Qadha Bayar Utang Ramadan, Bagaimana Jika Lupa Jumlah Utang?
Sumber: Tribunnews.com
Lifestyle
Cara Ganti Utang Puasa Ramadhan yang Sudah Lupa Jumlahnya & Kapan Waktu Terakhir Diperbolehkan Bayar
Kamis, 20 Februari 2025
Tanya Ustaz
TANYA USTAZ: Bagaimana Cara Qadha atau Bayar Utang Puasa yang Benar?
Sabtu, 15 Februari 2025
Tanya Ustaz
Seorang yang Sudah Wafat & Meninggalkan Utang Puasa Bagi Ahli Warisnya Wajib untuk Membayar Fidyah
Senin, 15 April 2024
Bacaan Niat Puasa Qadha, Lengkap dengan Arab Latin & Terjemahan Bahasa Indonesia
Rabu, 13 Maret 2024
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.