Terkini Daerah
Beragam Cara Dilakukan Pemudik agar Lolos dari Penyekatan di Puncak Bogor, Ujungnya Putar Balik
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUN-VIDEO.COM - Puluhan pemudik terjaring di kawasan Puncak Bogor pada malam jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Rabu (12/5/2021) malam.
Mereka terjaring penyekatan petugas gabungan Polisi, TNI, Satpol PP dan Dishub di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor ketika hendak melintas ke arah Puncak.
Kebanyakan dari mereka berencana mudik ke kawasan Cianjur namun akhirnya terpaksa diputar balik oleh petugas.
Pantauan TribunnewsBogor.com, salah satu rombongan pemudik bahkan ada yang menggunakan mobil bak terbuka.
Bak terbuka yang dikhususkan untuk mengangkut barang, diberi atap terpal dan alas serta didapati berisi sejumlah orang di dalamnya.
"Mereka pada mau mudik ke Cianjur," kata salah satu petugas di lokasi.
Baca: Hingga Malam Takbir, Pos Penyekatan Perbatasan Jateng-Jatim di Mantingan Lengang dari Pemudik
Kelompok pemudik lainnya ada yang menggunakan bus angkutan dan mengelabui petugas dengan cara membiarkan bus kosong sementara.
Namun, petugas gabungan yang memeriksa menemukan cukup banyak barang-barang serta tas-tas diduga milik orang-orang yang hendak mudik di bagasi bus tersebut.
Setelah sang sopir diperiksa kembali, dia mengakui bahwa penumpang bus tersebut diturunkan terlebih dahulu sebelum melintasi pos penyekatan.
Bus lainnya terpantau ada pula yang mengelabui petugas dengan mengaku tengah membawa rombongan karyawan perawat disertai surat khusus namun petugas mencium hal mencurigakan.
Setelah diperiksa, diketahui bahwa tujuan rombongan mengaku karyawan mayoritas perempuan tersebut ke Cianjur adalah dalam rangka mudik lebaran.
Baca: Terkena Penyekatan di Pos Ngawi-Sragen, Sejumlah Pemudik Pilih Rapid Test di Lokasi
"Ini modus aja nih, modus. Putar balik !," kata Kapolres Bogor AKBP Harun saat meninjau penyekatan di lokasi bersama Dandim 0621 dan Bupati Bogor.
Dalam penyekatan di malam jelang lebaran ini ditemukan pula rombongan pemudik yang menggunakan minibus dan tak luput dari penindakan petugas untuk diputar balik.
Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa dalam penyekatan di Simpang Gadog tersebut tidak hanya kendaraan yang mengangkut banyak orang, mobil angkutan barang yang dinilai mencurigakan juga turut diperiksa.
"Tadi juga ada bus yang isinya pemudik, sudah kita putar balik. Ternyata ada modus juga, mereka naik ke atas (Puncak) dengan kondisi kosong, orangnya mungkin naik angkot dan lain-lain tapi kita putar balik," kata Ade Yasin.
Ade mengatakan bahwa tidak ada toleransi untuk masyarakat yang hendak mudik karena memang dilarang oleh pemerintah dalam antisipasi agar angka penularan Covid-19 tidak kembali melonjak.
"Ada yang ngaku karyawan, itu hanya modus saja, karena mau tugas kemana di lebaran ini, semuanya kan tujuannya untuk mudik gitu ya, jadi kita suruh putar balik. Tidak ada toleransi, yang mudik kita putar balik," kata Ade Yasin.(*)
# pemudik # mudik # Puncak Bogor # putar balik # Hari Raya Idul Fitri
LIVE UPDATE
Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Tanjungpandan Terkendali, 8.835 Penumpang Terlayani
Selasa, 31 Maret 2026
LIVE UPDATE
Meningkat Drastis! Dishub Menghitung Sekira 8,3 Juta Orang yang Masuk Kawasan Jogja di Libur Lebaran
Selasa, 31 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.