Kamis, 21 Mei 2026

HOT TOPIC

Fakta Indah yang Dibakar Pacar, Ternyata Residivis hingga Tangis Pelaku saat Tahu Korban Meninggal

Rabu, 12 Mei 2021 14:33 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM- Kisah pilu dialami Indah Daniarti (22), gadis asal Desa Karangwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Akhir hidupnya sungguh tragis, 60 persen tubuhnya terluka gara-gara dibakar oleh sang kekasih yang sedang kalap.

Semua terjadi karena rasa cemburu DD (32) sang kekasih.

Akibat kejadian itu korban mengalami luka bakar cukup parah di sekujur tubuh dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

Namun setelah dirawat selama 10 hari, Indah meninggal dunia pada Senin (10/5/2021) pukul 23.46 WIB.

Dibakar dengan Bensin

Kejadian pembakaran itu berawal saat pelaku dan korban terlibat cekcok mulut.

Kapolsek Cidaun AKP Sumardi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (1/5/2021) sekitar pukul 17.30 WIB.

Pelaku yang emosi langsung menyiramkan bensin ke tubuh korban lalu menyulutnya dengan korek api.

"Benar peristiwa tersebut terjadi di halaman rumah salah seorang warga dan korban mengalami luka bakar cukup serius sehingga kritis," ujar AKP Sumardi melalui sambungan telepon.

Sumardi mengatakan, akibat peristiwa itu korban mengalami luka bakar hingga 60 persen.

“Karena lukanya cukup parah, korban dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung,” ujar dia

Sedangkan pelakunya sendiri sempat kabur dan menjadi buronan aparat kepolisian sebelum akhirnya berhasil dibekuk.

Baca: Indah Gadis yang Dibakar Hidup-hidup Pacar Meninggal, Pelaku Diringkus di Malam Korban Berpulang

Meninggal di Malam Pelaku Dibekuk

Korban Indah Daniarti akhirnya menghembuskan napas terakhirnya setelah mendapatkan luka bakar yang diakibatkan pacarnya.

Mendapatkan luka-luka itu, Indah dilarikan ke puskemas Cidaun yang kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk penanganan medis.

"Dirujuk dari puskesmas Cidaun Cianjur datang dengan keluhan luka bakar pada daerah wajah, leher, dada, perut, kedua tangan dan kedua paha, total 60 persen (luka bakar)," kata Zulvayanti melalui keterangannya, Selasa (11/5/2021).

Luka bakar 60 persen yang dialami korban terbilang cukup berat karena luka sudah mencapai kedalaman kulit.

Apalagi ditambah dengan trauma saluran napas atau trauma inhalasi akibat menghirup asap.

Kegagalan napas yang diakibatkan trauma saluran napas ini dinilai sangat tinggi lantaran dapat menciptakan komplikasi infeksi berat.

"Dan pada pasien juga diduga ada trauma inhalasi yang mengakibatkan kerusakan cukup luas di paru-paru pasien," katanya.

Meninggalnya Indah diketahui bersamaan dengan kabar penangkapan pelaku yakni DD yang juga merupakan kekasih Indah.

Diketahui seusai melakukan aksinya, DD melarikan diri ke kawasan hutan Ciwidey.

DD tak meninggalkan tempat persembunyiannya itu selama delapan hari.

Hingga akhirnya Reskrim Polsek Cidaun, dan Polres Cianjur berhasil menangkapnya di sebuah rumah di hutan Ciwidey.

Penangkapan pelaku juga turut dibenarkan oleh Direktur Ditreskrimum Polda Jabar, Kombes CH Patoppoi Selasa (11/5/2021).

"Sudah ditangkap tadi malam. Untuk detailnya nanti oleh Polres Cianjur," ujar Kombes CH Patoppoi.

Menangis Sesenggukan saat Tahu Kekasih Meninggal

Pelaku menangis saat polisi mengumumkan korban meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Hasan Sadikin Bandung.

Kapolres mengatakan, korban yang menderita luka bakar 60 persen di tubuhnya rencananya akan menjalani operasi pada Selasa (11/5/2021)

Namun, korban lebih dulu dipanggil Yang Kuasa.

Kepada polisi, DB mengaku cemburu setelah melihat isi ponsel Indah.

"Saya menyesal, Pak. Kami berencana menikah. Saya cemburu mengetahui isi chatting handphone-nya hingga saya gelap mata," kata DD saat konferensi pers di Mapolres Cianjur, Selasa (11/5/2021).

"Spontan aja pa saya lagi main aplikasi, tiba-tiba saya sangat emosi dan cemburu," kata DD.

Di hadapan polisi, tersangka terus menangis sesenggukan saat ditanya alasannya tega membakar pacarnya sendiri.

Sempat Peluk Korban saat Api Menyambar

DD mengaku sempat tak tega ketika Indah Diani berteriak minta tolong karena sangat kepanasan ketika api membakar sekujur tubuhnya.

DD berniat memadamkan api yang membakar tubuh Indah Diani dengan cara memeluk.

DD juga merasa kepanasan sehingga melepaskan pelukan dan melarikan diri.

"Iya saya tak tega ia bilang 'panas, panas'. Maka saya peluk, tapi saya kepanasan dan melarikan diri," kata DD.

Baca: Indah Gadis Cianjur yang Dibakar Pacar Meninggal, Pelaku Ditangkap di Malam Korban Berpulang

Residivis Kasus Pembunuhan

Ternyata sebelum lakukan pembakaran terhadap kekasihnya, DD pernah tersandung kasus hukum lainnya.

Diketahui DD adalah residivis kasus pembunuhan di Jakarta utara pada tahun 2012.

Kala itu ia dihukum penjara selama 4 tahun.

Setelah keluar dari penjara, pada tahun 2016 ia kembali tersandung kasus hukum.

Ia dipenjara dua tahun karen terlibat dua kali kasus pencurian dan baru keluar penjara setahun terakhir.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Cianjur, AKBP M Rifai saat menggelar konferensi pers di Mapolres Cianjur, Selasa (11/5/2021).

"Tersangka merupakan residivis dua kasus yakni kasus pembunuhan dan kasus pencurian," ujar Kapolres dikutip dari Tribun Jabar.id.

"Awalnya Manis, Ternyata Berhati Iblis"

Ayah korban bernama Iyus Darusman mengaku kaget anaknya meninggal dunia di tangan kekasih anaknya sendiri.

Iyus tak menyangka, ada laki-laki berhati iblis yang tega membakar anaknya.

Dikutip dari Tribun Jabar, kejadian pembakaran tersebut membuat Iyus dan sekeluarga terpukul.

Iyus mengungkapkan, dirinya merasa tertipu dengan kedok yang dipasang DD.

Pasalnya menurut Iyus, saat pertama kali DD mendekati putrinya, pelaku seperti pria baik-baik saat di hadapannya.

Iyus mengungkapkan, pelaku bertamu dua kali ke rumah Iyus.

Ia menyebut, pelaku santun dalam berbicara hingga kerap mencium tangan ketika hendak berpamitan.

Tak hanya itu, pelaku juga disebut tak melewatkan waktu untuk beribadah saat sedang menemui putrinya di rumahnya.

Namun ternyata, DD memiliki hati iblis hingga menewaskan putri Iyus.

"Saya tertipu pak, ternyata laki-laki yang mendekati putri saya itu berhati iblis."

"Padahal ia berkata sopan, suka solat juga di rumah, dan sun tangan kalau pulang dari rumah," kata Iyus.

Kalap karena rasa cemburu, seorang pria tega bakar hidup-hidup pacarnya.

Korban sempat bertahan 10 hari sebelum akhirnya meninggal dunia.

Teriakan korban saat minta tolong kerena kepanasan, sempat membuat pelaku tak tega.

Namun akhirnya pelaku melarikan diri ke tengah hutan sebelum diringkus aparat kepolisian.

Sementara, Ayah korban tak menyangka pelaku yang awalnya bersikap manis, ternyata berhati iblis dan tega bunuh putrinya. (*)

Baca berita terkait lainnya

Reporter: Fina RakhmatulMaula
Video Production: Bhima Taragana
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved