Yandex

Tribunnews Update

VIDEO Viral Emak-emak Ngotot ke Polisi Demi Bertemu Anak, Sebut Pilih Dipenjara daripada Putar Balik

Selasa, 11 Mei 2021 12:46 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang pemudik di Pos Penyekatan Tanjungpura, Karawang, Jawa Barat menolak saat diminta putar balik oleh petugas, Selasa (11/5/2021) dini hari.

Ia bahkan mengaku siap dipenjara daripada harus putar balik.

Perempuan tersebut mengaku nekat mudik karena sudah 6 tahun tidak bertemu dengan anaknya.

Carlina (41) seorang pemudik dari Bogor, Jawa Barat yang hendak ke Pemalang, terlibat debat dengan kepolisian saat diminta putar balik.

Ia menolak diminta putar balik karena sudah bertahun-tahun tak berkumpul dengan anaknya di Kampung Halaman.

Saat diminta putar balik, ia langsung menghentikan sepeda motornya tepat di depan barisan petugas gabungan.

"Saya enggak mau (putar balik). Lebih baik dipenjara daripada dengar anak saya nangis," ujar Carliana kepada petugas.

Carlina menjelaskan, 6 tahun sudah ia tak berkumpul dengan anak-anaknya.

"Sudah enam tahun enggak bisa kumpul," kata dia.

Meski sempat emosi dan beradu argumen, Carliana kemudian bersedia diajak menepi dan ditenangkan.

Kepada Kasat Lantas Polres Karawang, AKP Rizky Adi Saputra, Carlina menuturkan alasannya ngotot ingin mudik.

Baca: Pos Penyekatan Bekasi Karawang Sempat Jebol, Polri Pastikan Ribuan Pemudik Motor Tak Akan Lolos

Baca: Seorang Polisi Memeluk Pemudik yang Tengah Emosi saat di Pos Penyekatan Tanjungpura Karawang

Ia mengaku tak kuat lagi menahan tangis sang anak yang sudah sangat rindu ingin bertemu Carlina.

Dengan berbagai pertimbangan, Carlina kemudian diizinkan untuk melanjutkan perjalanan.

"Sekarang foto sama saya, sebagai bukti diizinkan melanjutkan perjalanan secara lisan. Silakan tunjukkan pada petugas di pos selanjutnya. Namun, hanya berlaku di wilayah Karawang saja," kata Rizky kepada Carliana.

Carliana bercerita bahwa sejak pulang sebagai TKI dari Taiwan, ia belum bisa berkumpul dengan seluruh anak-anaknya.

Terutama sang anak bungsu yang duduk di bangku SMP dan mondok di pesantren.

"Kalau anak nangis saya enggak bisa tahan," kata dia.

Ia selama ini diketahui bekerja di Taiwan.

Namun belakangan, tak bisa kembali ke sana karena negara tersebut menutup kedatangan tenaga asing karena pandemi Covid-19.

Ia pun kini mengaku bekerja di Bogor.

"Pandemi ini benar-benar (berdampak) pada saya," kata dia.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "6 Tahun Tak Bertemu Anak, Pemudik: Saya Tak Mau Memutar Balik, Lebih Baik Dipenjara..."

# Bogor # TRIBUNNEWS UPDATE # pos penyekatan # Karawang # Pemalang

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Nila
Video Editor: Muhamad RisqiMei
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved