Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Ini Kata Polisi soal Pemudik Lolos Penyekatan Naik Perahu Eretan di Perbatasan Bekasi Karawang

Senin, 10 Mei 2021 19:52 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Dikabarkan banyak pemudik yang berhasil lolos dari penyekatan untuk keluar dari wilayah Desa Kertajaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi menuju Karawang.

Kebanyakan merupakan pengendara roda dua yang menghindari penyekatan petugas dengan naik getek atau perahu eretan.

Menanggapi hal itu, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengatakan jalur itu merupakan akses para pekerja dari Bekasi yang beekrja di Karawang, ataupun sebaliknya.

Meski begitu, sebenarnya jalur alternatif perahu eretan sejak awal sudah menjadi perhatiaan pihaknya.

Dikutip dari WartakotaLive.com, ia mengatakan bahwa lokasi itu menjadi satu di antara tempat lainnya yang diawasi untuk mencegah pemudik.

"Kami dari awal sudah lakukan sosialisasi ke pemilik perahu eretan agar dapat ditutup. Tapi karena banyak protes, oke diminta kerjasamanya untuk yang mudik jangan dikasih lewat," kata Hendra, pada Minggu (9/5/2021).

"Karena banyak orang-orang sekitar situ melewati akses perahu eretan buat bekerja dan aktivitas sehari-hari," imbuh dia.

Hendra menyebut telah memerintahkan jajaran polsek setempat bersama aparat pemerintah desa untuk melakukan pengawasan di lokasi perahu eretan dari pemudik.

"Kami awasi dan patroli guna menghindari ada para pemudik lewat situ. Kita juga koordinasi dengan Polres Karawang, agar ditingkatkan pengamanan di titik penyekatan di wilayah mereka sebagai antisipasi jika ada pemudik yang lolos dari Kabupaten Bekasi," kata Hendra.

Baca: Banyak Pemudik Jebol Pos Penyekatan, Polri Beri Sanksi Disiplin Bagi Anggota yang Tak Jaga 24 Jam

Terpisah, satu diantara pengguna jalan alternatif perahu eretan, Kosasih (42) mengaku sebagai warga sekitar yang hendak berkunjung ke sanak saundara di wilayah Karawang.

“Lah kita orang sini rata-rata punya keluarga di Karawang. Cuman kepisah sungai aja," kata Kosasih (42), salah seorang penumpang perahu eretan, Minggu (9/5/2021).

Ia mengaku mengunakan jasa perahu eretan itu lantaran biayanya yang murah.

"Ya kita keberatan ya kalau perahu eretan ini tidak beroperasi soalnya warga sekitar ini sangat membutuhkan. Kalau lewat jembatan kan ada petugas, jadi ya engga boleh melintas,” tuturnya.

Seorang pemudik lainnya bernama Ade (30) memilih naik perahu eratan untuk menuju ke rumah orangtuanya di wilayah Rengasdengklok, Karawang.

Ia mengaku pergi menuju ke rumah orangtua karena pekerjaannya di Jakarta sudah selesai.

"Kerja sudah beres jadi pulang ke orangtua, memang dikasih tahu suruh lewat sini biar engga kena penyekatan," imbuhnya.

Sebagai iformasi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerbitkan kebijakan larangan mudik untuk wilayah aglomerasi.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati menyebutkan, peniadaan larangan mudik lokal atau antar wilayah aglomerasi ini sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

Adita menjelaskan, meski ada kebijakan larangan mudik lokal, layanan transportasi tetap berjalan dan tidak ada penyekatan yang dilakukan oleh petugas.

"Layanan transportasi antar wilayah aglomerasi ini tetap berjalan, untuk kepentingan aktivitas esensial seperti logistik, konstruksi, perhotelan dan pelayanan dasar," ujar Adita, Minggu (9/5/2021).

Selain itu transportasi darat seperti kereta api, ungkap Adita, masih akan beroperasi untuk melayani masyarakat yang masih melakukan aktivitas bekerja.

"Tetapi layanan transportasi ini, akan dibatasi jadwal operasionalnya dan akan diperketat pengawasan terhadap protokol kesehatan," ujar Adita. (Tribun-video.com/WartakotaLive.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemudik Lolos Penyekatan Naik Perahu Eretan di Perbatasan Bekasi-Karawang, Polisi Beri Respon

# TRIBUNNEWS UPDATE # Kabupaten Bekasi # Pebayuran # Karawang # Kemenhub

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Dea Mita
Video Editor: Muhammad Eka Putra
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved