Yandex

Terkini Daerah

Demi Lindungi sang Adik, Kakak di NTT Rela Diperkosa, Korban Dicabuli Pelaku Sebanyak 3 Kali

Sabtu, 8 Mei 2021 09:23 WIB
Pos Kupang

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang anak perempuan dan adik sepupunya menjadi korban penyekapan oleh seorang pria tak dikenal.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (26/4/2021) sore sekira pukul 17.30 Wita.

Keduanya disekap selama empat hari dan selama itu pelaku juga melakukan pemerkosaan.

Dua anak yang disekap itu adalah FEN (14) dan adik sepupunya berinisial MT (13).

FEN dan MT adalah warga Desa Oni, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Peristiwa ini bermula ketika ia bersama adik sepupunya MT pergi ke Kali Oeupun, batas antara Desa Oni dan Tuapakas untuk mandi.

Seusai mandi, saat hendak pulang ke rumah, Ia bersama adik sepupunya bertemu dengan pelaku di jalan.

Pelaku lalu mengajak keduanya untuk ikut ke rumahnya tapi ditolak.

Baca: Tampang Ayah Tiri di Klaten 6 Tahun Cabuli Anaknya, Dua Rekan Pelaku Juga Bawa Kabur Korban ke Hotel

Baca: Modus Ajak Bikin Konten Hipnotis, Youtuber Maulana Iskak Cabuli Wanita, Saksi Diminta Beli Es Degan

Marah karena mendapat penolakan, pelaku lalu mengeluarkan pisau dan mengancam keduanya untuk ikut bersama pelaku.

" Kami sudah diperjalanan pulang ketemu pelaku. Pelaku ajak kami ikut dia ke rumahnya tapi kami tolak. Terus pelaku kasih keluar pisau dan ancam mau bunuh kami jika tidak ikut. Akhirnya kami ikut naik dia punya motor," kisah FEN kepada pos-kupang, Rabu (5/5/2021).

Sesampainya di rumah pelaku lanjut korban, ia dan adiknya disekap dalam sebuah kamar. Dengan menggunakan pisau, pelaku akan membunuh korban dan adiknya jika tidak mau melayani napsu bejatnya.

Mengetahui adiknya akan diperkosa, korban pun menghalangi pelaku. Dirinya meminta pelaku tidak memperkosa adiknya karena masih kecil dan masih sekolah.

Di bawah ancaman pisau, korban terpaksa melayani napsu bejat pelaku.

"Saya kasihan adik saya. Dia masih kecil, masih sekolah juga makanya saya minta pelaku jangan sentuh dia, biar saya saja. Karena takut akan dibunuh akhirnya saya terpaksa melayani dia," ujarnya.

Selama disekap, korban diperkosa sebanyak tiga kali. Mulai dari Senin, Selasa dan Rabu. Setiap kali hendak melakukan aksi bejatnya, pelaku selaku mengancam korban terlebih dahulu.
Jumat pagi sekitar pukul 03.00 WITA, pelaku menyuruh kedua korban untuk pulang.

Sebelum membiarkan korban pulang, pelaku mengancam akan membunuh korban jika memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarga korban.

Selain itu pelaku juga akan membunuh keluarga korban jika korban berani melaporkan kejadian tersebut.

"Hari Jumat pagi baru pelaku lepas kami. Tapi dia ancam mau bunuh kami kalau lapor kejadian tersebut," pungkasnya. (Pos-Kupang.com/Dion Kota)

Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul BREAKING NEWS: Disekap Selama 4 Hari Dan Diancam Hendak Dibunuh FEN Diperkosa DB

# Timor Tengah Selatan (TTS) # Nusa Tenggara Timur (NTT) # pemerkosaan # Penyekapan

Editor: Aprilia Saraswati
Video Editor: Danang Risdinato
Sumber: Pos Kupang
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved