Yandex

Tribunnews Update

Demi Lindungi Adik, Seorang Kakak di NTT Rela Disekap dan Diperkosa Pelaku yang Kini Masih Buron

Jumat, 7 Mei 2021 19:58 WIB
Pos Kupang

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang anak perempuan dan adik sepupunya menjadi korban penyekapan oleh seorang pria tak dikenal.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (26/4/2021) sore sekira pukul 17.30 Wita.

Keduanya disekap selama empat hari dan selama itu pelaku juga melakukan pemerkosaan.

Dua anak yang disekap itu adalah FEN (14) dan adik sepupunya berinisial MT (13).

FEN dan MT adalah warga Desa Oni, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bermula dari keduanya yang pergi ke Kali Oeupun, batas antara Desa Oni dan Tuapakas untuk mandi.

Setelah mandi, mereka hendak pulang ke rumah dan dalam perjalanan bertemu dengan pelaku.

Pelaku lalu mengajak keduanya ikut ke rumahnya tetapi di tolak.

Baca: Desiree dan Bams Eks Samsons Dilaporkan Atas Dugaan Penyekapan oleh Mantan ART: Itu Fitnah

Karena ditolak, pelaku marah lalu mengeluarkan pisau dan mengancam akan membunuh mereka bila tak ikut ke rumahnya.

" Kami sudah diperjalanan pulang ketemu pelaku. Pelaku ajak kami ikut dia ke rumahnya tapi kami tolak. Terus pelaku kasih keluar pisau dan ancam mau bunuh kami jika tidak ikut. Akhirnya kami ikut naik dia punya motor,"katanya.

Dikutip dari PosKupang.com, Jumat (7/5/2021), sesampainya di rumah pelaku, MT dan FEN disekap di dalam sebuah kamar.

Lalu MT hendak diperkosa dan diancam menggunakan pisau.

Mengetahui adiknya akan diperkosa, FEN menghalanginya dan memohon agar sang adik tak diperkosa.

Sebagai gantinya, FEN kemudian menyerahkan diri sebagai pengganti MT.

"Saya kasihan adik saya. Dia masih kecil, masih sekolah juga makanya saya minta pelaku jangan sentuh dia, biar saya saja. Karena takut akan dibunuh akhirnya saya terpaksa melayani dia," ujarnya.

MT dan FEN disekap selama empat hari, selama itu, korban diperkosa sebanyak tiga kali.

Setiap akan melakukan aksi bejat tersebut, pelaku mengancam akan membunuh korban menggunakan pisau.

Baca: Jasad yang Terkubur di Belakang Rumah Pelaku Penyekapan Istri di Bogor Ternyata Teman Ngobrol Korban

Keduanya baru dilepaskan pada Jumat (30/4/2021) sekira pukul 03.00 Wita.

Sebelum melepaskan mereka, pelaku mengancam akan membunuh mereka bila membeberkan aksinya.

Pelaku juga mengancam akan membunuh keluarga korban.

"Hari Jumat pagi baru pelaku lepas kami. Tapi dia ancam mau bunuh kami kalau lapor kejadian tersebut," pungkasnya.

(Tribun-Video.com/PosKupang.com)

Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul BREAKING NEWS: Disekap Selama 4 Hari Dan Diancam Hendak Dibunuh FEN Diperkosa DB

# Kabupaten Timor Tengah Selatan # Nusa Tenggara Timur # Penyekapan # TRIBUNNEWS UPDATE

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Video Editor: Muhamad RisqiMei
Sumber: Pos Kupang
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved