Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Ibu Curiga di Dompet Anak Ada Uang Rp1 Juta, Putrinya Ternyata Diajak Layani Pria Mesum di DIY

Jumat, 7 Mei 2021 07:21 WIB
Tribun Jogja

TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur di Yogyakarta akhirnya terkuak, Kamis (6/5/2021).

Ibu dari seorang bocah perempuan berusia 14 tahun curiga lantaran menemukan uang Rp1 juta di dompet milik anaknya.

Kasus prostitusi online tersebut dijalankan oleh dua pelaku yakni MO (30) dan seorang perempuan bernisial Al (18).

Dikutip dari Tribun Jogja, Kapolsek Gondokusuman AKP Surahman mengungkapkan, pelaku berinisial MO asal Grobogan ini melakukan bisnis terlarang tersebut lantaran terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

MO lantas mengajak teman perempuannya, Al untuk menjalankan bisnis ini.

MO kemudian menawarkan bisnis tersebut kepada seorang anak yang masih dibawah umur, sebut saja namanya Mawar.

Surahman mengungkapkan, kasus tersebut terkuak saat ibu dari Mawar mencurigai gelagat anaknya.

Pada 30 April 2021, ibu korban berinisial TW ini membuat laporan karena anaknya tidak pulang satu malam.

Baca: Prostitusi Online Satu Keluarga di Majalengka, Suami Jual Istri dan Istri Juga Jual Adik Kandung

TW mengungkapkan, anaknya tampak mengalami perubahan sikap sejak Februari 2021.

Mawar disebut kerap melamun hingga pulang larut malam.

Surahman menuturkan, Mawar juga tampak menjauh dari ibunya serta tempramen saat ibunya bertanya sesuatu kepada korban.

Kecurigaan TW semakin kuat saat ia menemukan uang sebesar Rp1 juta di dompet Mawar.

Padahal menurut TW, ia hanya memberikan uang jajan Rp10 ribu kepada anaknya.

"Yang semakin membuat ibunya curiga, dari dompet korban ini ditemui ada uang Rp 1 juta. Sementara orang tua merasa hanya memberikan uang jajan Rp 10 ribu rupiah kepada anaknya," katanya, saat jumpa pers di Polsek Gondokusuman, Kamis (6/5/2021).

Surahman mengungkapkan, pihak kepolisian lalu melakukan penyelidikan atas laporan tersebut.

Pihak kepolisian kemudian menemukan adanya kasus eksploitasi seksual yang dialami oleh korban.

Surahman menuturkan, pelaku menjual korban kepada pria hidung belang.

Penangkapan kedua pelaku MO dan Al dilakukan tim Unit Reskrim Polsek Gondokusuman.

Baca: Dijual Suami untuk Layani Pria, Wanita di Majalengka Malah Jerumuskan Adik ke Dunia Prostitusi

Pihak kepolisian menghubungi nomor salah satu pelaku untuk memancing keluar.

Pelaku kemudian menggerebek sebuah hotel di Pakualaman.

"Begitu sudah keluar, mereka ditangkap di salah satu hotel di Pakualaman. Jajaran reskrim menggerebek mereka dan ada dua pelaku itu, bersama satu laki-laki," jelas Surahman.

Berdasarkan keterangan rilis yang disampaikan, korban telah melayani pria hidung belang sebanyak 40 kali.

Dari keterangan korban, polisi menyebut untuk tarif sekali kencan yakni sebesar Rp500 ribu.

Tarif tersebut ditentukan nominalnya oleh MO.

"Tarif itu ditentukan oleh MO nilainya Rp 500 ribu. Uangnya dibagi ke korban dan pelaku, serta untuk bayar hotel," terang dia.

Kedua pelaku MO dan Al kini dijerat pasal 76i jo pasal 88 UU Nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan atas undang undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda Rp 200 juta. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Pria Asal Grobogan Lakoni Bisnis Prostitusi Online di Kota Yogyakarta, Jual Bocah ke Hidung Belang

# Yogyakarta  # pakualaman # Polsek Gondokusuman # prostitusi online

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Firdausi Rohmah Rizki Ananda
Video Editor: Enggar Tiasto
Sumber: Tribun Jogja
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved