METROPOLITAN
Karena Larangan Mudik, Terminal Kalideres Hanya Berangkatkan 2 Orang Penumpang
TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Meski masih dibuka di tengah pelarangan mudik, Terminal Kalideres tampak sepi.
Hanya Transjakarta dan angkutan umum dalam kota yang lalu lalang di kawasan tersebut.
Pantauan Wartakotalive.com, di hari pertama penyekatan mudik Kamis (6/5/2021) Terminal Kalideres sepi dari aktivitas.
Terdapat tiga pos check poin di terminal tersebut.
Satu cek poin untuk memeriksa bus Antarkota dan Antarprovinsi (AKAP) masuk.
Cek poin ini terdapat di dekat pintu masuk Terminal Kalideres.
Lalu cek poin kedua berfungsi memeriksa bus AKAP yang keluar dan check poin berikutnya berfungsi untuk memeriksa penumpang.
Selama satu jam di Terminal Kalideres, belum terlihat bus masuk atau keluar di terminal tersebut.
Di dalam terminal, ruang tunggu penumpang juga cukup sepi.
Hanya ada beberapa penjual tiket dan kurang dari lima penumpang menunggu di dekat loket.
Bus yang terpakir di dalam terminal juga lebih lengang.
Kurang dari 10 bus terlihat terparkir di dalam terminal menunggu penumpang dan keberangkatan.
Anggota pemeriksa check point pintu keluar Terminal Kalideres Budi Heri menjelaskan bahwa baru satu bus yang berangkat dari Terminal Kalideres perhari ini.
Satu bus dari PO Santika itu berangkat pukul 10.30 WIB.
"Setiap bus yang akan keluar kami periksa kelengkapan perjalannya. Sejauh ini kata Budi, baru satu bus yang berangkat dari Terminal Kalideres," ujar Budi.
Sepinya bus yang berangkat karena memang hanya bus yang sudah lengkapi izin yang diperbolehkan mengangkut penumpang.
Setiap bus yang keluar, Budi dan satu anggota terminal lainnya akan masuk ke dalam bus dan memeriksa kelengkapan surat perjalanan bus di tengah pelarangan mudik.
Selain surat perjalanan bus, petugas juga memeriksa surat-surat perjalanan penumpang.
Penumpang harus melengkapi surat-surat untuk bisa keluar Jakarta di tengah penyekatan mudik.
"Di sini tercatat baru dua penumpang yang berangkat ke Jepara. Surat mereka sudah lengkap, satu keperluan penting, satu lagi karena sakit," jelas Budi.
Setelah diperiksa, petugas akan mendata kedua penumpang dan bus yang berangkat.
Kemudian data itu akan diintegrasikan dengan terminal pemberhentian berikutnya.
"Jadi pokoknya dari Terminal Kalideres ada dua penumpang. Kalau di terminal selanjutnya ada lebih dari itu berarti penumpang lain tidak berangkat dari sini," terangnya.
Pelarangan mudik dari pemerintah sendiri mulai berlaku Kamis (6/5/2021). Rencananya pelarangan mudik berlaku hingga Senin (17/5/2021).
Hanya warga yang memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dan tes Covid-19 yang diizinkan keluar masuk Jakarta.
Surat tersebut diperuntukan bagi warga yang memiliki keperluan mendesak di kampung halaman seperti keluarga meninggal, keluarga sakit, atau kepentingan bisnis dan dinas.(*)
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Dampak Larangan Mudik, Bus di Terminal Kalideres hanya Berangkatkan Dua Orang Penumpang
# larangan mudik # Terminal Kalideres # Surat Izin Keluar Masuk
Video Production: Bintang Nur Rahman
Sumber: Tribunnews.com
Live Update
Pastikan Kendaraan dalam Kondisi Terbaik, 35 Bus AKAP Kalideres Jakarta Barat Lakukan Ramp Check
Jumat, 21 Maret 2025
LIVE UPDATE
Duku Jadi Favorit Oleh-oleh yang Dibawa Pemudik dari Palembang yang Tiba di Terminal Kalideres
Selasa, 16 April 2024
LIVE UPDATE MUDIK 2023
BNN Ajak 2 Anjing Pelacak "Patroli" di Terminal Kampung Rambutan, Endus Barang-barang Milik Pemudik
Kamis, 20 April 2023
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.