Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Diprediksi Tahun 2030 Ramadhan akan Terjadi Dua Kali Dalam Setahun, Begini Penjelasannya Ahli

Rabu, 5 Mei 2021 20:33 WIB
Tribunnews.com
Editor: Tri Hantoro | Reporter: Ratu Budhi Sejati | Video Production: Muhamad RisqiMei

TRIBUN-VIDEO.COM - Ahli astronomi memprediksi, pada 2030, umat Islam akan menjalani bulan Ramadan sebanyak dua kalo dalam satu tahun.

Fenomena itu dipastikan terjadi berdasarkan kalender Hijriah dan Masehi.

Berikut adalah penjelasan para ahli.

Soal fenomena ini disampaikan oleh anggota federasi Arab Ilmu Antariksa dan Astronomi, Ibrahim Al Jarwan melalui surat kabar pada Kamis (29/4/2021).

Pelaksanaan Ramadan setahun dua kali dalam setahun sebelumnya sudah pernah terjadi pada 1997 lalu.

Ibrahim menjelaskan kalender Islam saat ini terpaku pada tahun bulan atau Qomariyah.

Itu artinya secara konsisten bergerak sekitar 11 hari pendek dari tahun matahari atau Hijriah.

Setiap tahun Ramadan tergantung pada penampakan hilal dan selalu mundur sekitar 10 atau 11 hari dari tanggal semula.

Dikutip oleh tribunnews.com dari Gulf News, Rabu (5/5/2021), pada 2030, umat Islam akan menjalani dua kali Ramadan pada 5 januari untuk tahun Hijriah 1451.

Kemudian Ramadan kedua pada 26 Desember 2030 untuk tahun Hijriah 1452.

"Tahun 2030 akan umat islam akan menjalani bulan Ramadan yang penuh berkah dua kali. Yang pertama akan berlangsung ketika Ramadan akan dimulai pada 5 Januari 2030 untuk tahun Hijriah 1451, dan kemudian lagi, bulan Ramadan akan dimulai pada 26 Desember 2030 untuk tahun Hijriah 1452," jelasnya.

Ibrahim menegaskan, fenomena ini bukanlah kejadian yang aneh.

Seperti diketahui kalender Hijriah berjumlah 354 hari, yaitu 11 hari lebih sedikit dari Gregorian, kedua sistem kalender pada akhirnya akan datang lingkaran penuh dan mengulangi diri mereka sendiri.

Ia mengatakan, dibutuhkan 33 tahun sampai tahun Hijriah telah melewati penuh tahun Gregorian.

Sebelumnya terjadi pada 1997, lalu 2030 dan akan terulang lagi pada 2063.

"Dibutuhkan waktu 33 tahun sampai tahun Hijriah telah melewati penuh tahun Gregorian. Diulangi sebelumnya pada tahun 1997, dan setelah tahun 2030, akan terulang lagi nanti pada tahun 2063," ujar Ibrahim.

Berbeda dengan Masehi, kalender Islam sulit diprediksi dan selalu bergantung pada fenomena terlihatnya hilal atau bulan.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ramadhan di Tahun 2030 Akan Berlangsung Dua Kali, Bagaimana Ceritanya?

Sumber: Tribunnews.com
Tags
   #Ramadan   #Masehi   #Hijriah   #Hilal   #kalender islam
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved