HOT TOPIC
Perawat di Malang Dibakar Pria Bermasker, Luka Bakar 60 Persen hingga Dugaan Pelaku Lebih dari Satu
TRIBUN-VIDEO.COM- Perawat di Malang dibakar hidup-hidup oleh orang tak dikenal pada Senin (3/5/2021) pukul 13.30 WIB.
Diketahui perawat tersebut bernama Eva Sofiana Wijayanti yang bekerja di Klinik Bunga Husada Kalipare, Kabupaten Malang.
Akibatnya Eva mengalami luka bakar capai 60 persen dan wajahnya hangus.
Detik-detik Kejadian
Kapolsek Kalipare, AKP Soleh Mas'udi menjelaskan menjelaskan peristiwa nahas itu mulanya terjadi ketika korban tengah beristirahat di Klinik Bunga Husada.
Korban diketahui sedang masuk kerja shift pagi.
Tak lama kemudian, tiba-tiba datang seorang laki laki mengendarai sepeda motor Honda Beat merah.
Sholeh menuturkan, ciri-ciri pria itu menggunakan jaket hitam, helm dan masker.
Pria tak dikenal itu langsung merangsek masuk ke dalam klinik menuju ruang istirahat korban.
Setibanya bertemu korban, pelaku langsung menyiramkankan cairan ke bagian wajah dan tubuh korban.
Tanpa menunggu lama, pelaku menyulutkan korek ke arah tubuh korban.
Pelaku langsung lari terbirit-birit meninggalkan lokasi.
Saat itu, hanya ada satu saksi saat itu di klinik tersebut.
Saksi berhasil dipadamkan dengan air korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Wava Husada.
"Doakan pelakunya segera tertangkap. Kami bersama jajaran Polres Malang akan terus menyelidiki kasus ini," tutupnya.
Pengakuan Saksi
Saksi dalam kejadian tersebut, Dudik Dwi Jatmiko (50) menceritakan ihwal detik-detik ketika dirinya menolong Eva Sofiana Wijayanti yang sedang terbakar.
Suasana tenang klinik mendadak berubah menegangkan saat Dudik mendengar teriakan Efa.
"Saya dari dapur mendengar teriakan aduh-aduh dari arah klinik."
"Kemudian semakin keras terdengar dari arah sini (menunjuk pintu keluar)," ucap Dudik.
Dudik pun menuju ke sumber suara, di ruang istrirahat klinik.
Betapa kagetnya dia mendapati api membakar korban di bagian bahu belakang.
Sedangkan bagian muka juga terbakar parah.
Dudik pun langsung berupaya memadamkan api di wajah korban.
"Saya berupaya padamkan api dari si korban. Saya tepuk-tepuk hingga padam."
"Daerah wajah kebul-kebul saat saya padamkan. Sepi saya sendirian saja."
"Beliau sebelum kejadian itu sedang istirahat katanya," ungkap Dudik.
Ditanya tentang sosok sang penyiram bensin ke wajah korban, Dudik mengaku tidak mengetahuinya.
"Saya tidak sempat melihat. Tapi kata korban pakai helm terus bermasker, pakai jaket dan pakai motor Beat (Honda Beat) warna hitam," beber Dudik.
Luka Bakar di Wajah, Dada dan Tangan
Akibat aksi pembakaran itu, Eva Sofiana Wijayanti mengalami luka bakar
di bagian wajah, dada dan tangannya.
Kondisi korban kini dalam keadaan sadar, namun luka bakar yang dialaminya cukup besar, mencapai 60 persen.
"Kondisi terakhir korban sadar. Namun di bagian muka (wajah), dada, tangan mengalami luka bakar."
"Kondisi luka bakarnya cukup besar mencapai 60 persen," ucap Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar ketika dikonfirmasi.
Hingga kini, Hendri menerangkan jajarannya sedang bekerja untuk mengungkap tabir misteri di balik kasus penyiraman cairan mudah terbakar itu.
Titik terang
Lebih lanjut Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar menyebut, ada dugaan yang mengarah jika pelaku lebih dari satu orang.
Namun, terkait petunjuk-petunjuk yang menyelimuti kasus ini, Hendri belum dapat menjelaskan secara gamblang.
"Nanti kami akan kami sampaikan ke rekan-rekan media," tutup Kapolres sembari menuju mobil dinasnya untuk menghadiri giat di Pendopo Pemkab Malang.
Petugas di lapangan sedang memburu keberadaan pelaku.
"Mudah-mudahan dalam waktu satu dua hari ini bisa kita temukan pelakunya. Kita sudah ada titik terang. Tapi anggota masih terus berada di lapangan untuk segera menangkap dan mengungkap apa kejadian yang sebenarnya dan modus dari pembakaran ini," ujar dia.
Sejumlah saksi pun telah diperiksa petugas, yakni saksi yang berada di sekitar lokasi saat kejadian dan saksi dari orang terdekat korban.
"Sudah ada sekitar tiga sampai empat orang saksi yang kita periksa yang mengetahui pertama kali kejadian. Kemudian juga beberapa orang terdekat dengan korban juga sudah dilakukan pemeriksaan," ujar dia.
Polisi juga telah mengamankan botol kecil yang digunakan pelaku untuk membawa cairan diduga BBM jenis Pertalite.
Polisi juga sudah mengamankan korek api yang digunakan pelaku untuk menyulut korban.
Kasus penyerangan terhadap perawat Klinik di Malang, masih menjadi misteri.
Pelaku menyiram korban dengan cairan BBM di bagian wajah, lalu membakarnya dengan korek api.
Hingga kini pria yang menjadi pelaku kasus tersebut belum tertangkap dan masih diburu polisi. (*)
Reporter: Nila
Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: Tribun Video
Berita Terkini
Debat Panas Parlemen AS: DPR Kecam Kebijakan Trump yang Bikin Negara Makin Miskin
19 jam lalu
Tribunnews Update
Debat Panas di Sidang Parlemen, DPR AS Kecam Ulah Sembrono Trump yang Bikin Negara Makin Miskin
1 hari lalu
Berita Terkini
Curhat Pilu Istri Yai Mim: Baru Sadar Alasan Suami Selalu Rekam Momen sebelum Wafat
1 hari lalu
LIVE UPDATE
Stok BBM di Fakfak Dipastikan Aman, Kapal Tanker Pertamina Bisa Masuk 7 Kali dari Wayame
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.