Yandex

Tribunnews Update

Kabar Terkini Bandiman, Driver Ojol Bantul yang Anaknya jadi Korban Salah Sasaran Sate Racun Sianida

Selasa, 4 Mei 2021 12:36 WIB
Tribun Jogja

TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus tewasnya anak pengemudi ojek online bernama NFP (10), warga Salakan, Bangunharjo, Sewon, Bantul , Yogyakarta, akhirnya terungkap.

Kini pelaku telah diamankan pihak kepolisian.

Identitas perempuan yang mengirimkan paket sate yang ditaburi racun Sianida itu yakni Nani, warga Majalengka, Jawa Barat.

Baca: Nani Pengirim Sate Beracun yang Salah Sasaran, Nyamar Pakai Jilbab Merah Muda saat Beraksi

Pasca-tertangkapnya pelaku keluarga korban merasa lega.

Dikutip dari TribunJogja.com, Nani mengirimkan paket sate maut melalui Bandiman, seorang pengemudi ojol warga Salakan, Sewon, Bantul yang anaknya jadi korban.

Ternyata, target utama Nani bukan keluarga Bandiman.

Target awal dari Nani adalah seorang pria bernama Tommy, pria yang disebut pernah menjalin hubungan dengan tersangka.

Motif tersangka mengirim paket sate beracun kepada Tommy lantara sakit hati karena tak dinikahi.

Lantas bagaimana dengan keluarga Bandiman yang jadi korban salah sasaran karena ulah Nani?

Baca: Kasus Sate Maut Belum Berakhir Meski Pengirim Telah Ditangkap, Polisi Masih Buru 1 Pelaku

Kuasa Hukum Bandiman, Chandra Siagian mengatakan kliennya bersyukur karena pelaku sudah tertangkap.

Keluarga korban bersyukur atas ditangkapnya Nani.

Pasalnya, istri Bandiman sepat khawatir apabila pelaku tidak tertangkap.

"Syukur Alhamdulillah, kami sudah konfirmasi, Pak Bandiman merasa lega. Karena istrinya selama ini was-was kalau pelakunya tidak tertangkap,"katanya, Senin (03/05/2021).

"Beliau mengapresiasi polisi yang dapat melakukan pengungkapan dan penangkapan tersangka,"sambungnya.

Chandra mengungkapkan saat ini Bandiman masih belum bisa beraktivitas seperti biasa.

Bandiman masih berada di rumah dan belum bekerja lagi sebagai pengemudi ojek online.

"Sampai saat ini masih di rumah, belum beraktivitas. Masih trauma karena anaknya meninggal dunia,"ungkapnya.

Direskrimum Polda DIY , Kombes Pol Burkhan Rudy Satria mengatakan tersangka diamankan pada Jumat (30/04/2021) lalu.

Tersangka diamankan di kediamannya, Potorono, Bantul.

"Tersangka tidak melarikan diri, kami amankan di rumahnya,"katanya saat jumpa pers di Mapolres Bantul, Senin (03/05/2021).

Ia menyebut identitas tersangka terungkap berkat kerja sama Polsek Sewon, Polres Bantul, hingga masyarakat yang menjadi saksi.

Identitas NA berhasil terungkap dari bungkus sate beracun tersebut.

Menurut dia, bungkus sate tersebut sangat spesifik dan dapat menunjukkan tempat dimana sate tersebut dibeli.

Baca: Kronologi Lengkap Penangkapan NA, Bungkus Sate Jadi Kunci Polisi Menguak Siapa Pengirim Sate Beracun

"Dari bungkusnya kami bisa tahu belinya dimana. Kemudian bungkus lontongnya juga berbeda, seperti lopis. Jadi kami tahu belinya dimana. Kemudian kami telusuri,"bebernya.

Selain dari bungkus, jaket tersangka juga menjadi kunci penangkapan tersangka.

Namun sayangnya jaket berwarna krem tersebut telah dibuang di tempat sampah. (Tribun-video.com/ Tribunjogja)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Kabar Bandiman Pengemudi Ojol yang Anaknya Jadi Korban Paket Sate Beracun

# Bandiman # Bantul # pengemudi ojek online # Sianida # sate # Polda DIY

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Rena Laila Wuri
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: Tribun Jogja
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved