Yandex

Terkini Daerah

Viral Video Pengurus Masjid Larang Jemaah Pakai Masker, Kini Sepakat Jalankan Protokol Kesehatan

Selasa, 4 Mei 2021 12:10 WIB
Tribun Kaltara

TRIBUN-VIDEO.COM – Video viral pengurus masjid larang jemaah pakai masker saat salat, Pengurus Masjid Al-Amanah, Bekasi sebut bukan tak percaya ada Covid-19 masuk masjid.

Namun, menurut Ustaz Abdurohman ZR ketua Masjid Al-Amanah, Kampung Tanah Apit Bekasi, setiap orang memiliki pandangan berbeda soal virus Corona tersebut.

Pengurus Masjid Al-Amanah menurut dia, memiliki keyakinan dapat mengusir Corona atau Covid-19 dengan berdoa kepada Allah SWT.

"Misal ada yang berdoa minta disembuhkan dari penyakit, dia percaya dengan kedahsyatan, nah Al-Amanah keyakinannya mengusir Corona dengan doa," ujarnya.

Namun dia tidak ingin pandangannya malah memperuncing suasana, terlepas dari keyakinan yang pernah dijalankan, kini Masjid Al-Amanah sepakat menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

Seperti diberitakan, Ustaz Abdurohman ZR, Ketua Masjid Al-Amanah, Kampung Tanah Apit Bekasi dan beberapa pengurus masjid viral di media sosial karena melarang jemaah pakai masker saat salat.

Dijumpai di Masjid Al-Amanah, Senin (3/5/2021), Ustaz Abdurohman mengaku, memiliki pandangan tersendiri mengenai fenomena pandemi Covid-19.

Alasannya melarang jemaah Masjid Al-Amanah memakai masker bukan karena, dia memiliki pandangan tidak percaya dengan keberadaan Covid-19.

Abdurohman mengatakan, sangat percaya dengan keberadaan Covid-19, sebab pademi atau wabah virus memang pernah ada di zaman Rasulullah atau ajaran Alquran.

"Sangat (percaya dengan adanya Covid-19), kufur loh kalau gak percaya," kata Abdurohman saat dijumpai di Masjid Al-Amanah.

Baca: Setelah Viral Larang Jemaah Pakai Masker, Ketua DKM Al-Amanah Bekasi Petik Pelajaran Barharga

"Karena bahasa sekarang covid, kalau dulu di Alquran itu tha'un, pan penyakit itu-itu juga hanya beda nama. Beda suasana, ada di agama, namanya tha'un," tambahnya.

Ketika ditanya mengapa melarang jemaah memakai masker di lingkungan Masjid Al-Amanah, Abdurohman mengaku, setiap orang punya pandangannya masing-masing.

"Keyakinan orang beda-beda termasuk dengan orang keyakinan itu meyakini doa memang ada, mustajab," ucapnya.

Abdurohman mengatakan, telah mengambil hikmah dan pelajaran dari kejadian viral yang menimpanya.

Kini secara bertahap, Masjid Al-Amanah telah menyediakan fasilitas cuci tangan, membuat tanda jaga jarak di lantai barisan salat serta tidak melarang jemaah pakai masker.

"Secara pribadi saya banyak mengambil hikmah, diantaranya, saya bisa ketemu orangtua (Ketua Dewan Masjid Indonesia Jawa Barat)," ungkapnya.

Abdurohman mengaku, setelah kejadian viral ia tidak sendiri, banyak ulama, pemangku wilayah yang sama-sama menjadi rekan dalam menegakkan kebaikan.

"Karena apa, karena ini sudah kita sepakati termasuk beliau tadi, Kiyai (ketua DMI Jabar) beliau yang menangani, mendoakan saya merasa punya partner, tadinya kan saya sendiri. Menegakan Amar Maruf Nahi Mungkar," tuturnya.

DMI Jawa Barat Datangi Masjid Al-Amanah Bekasi

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla mengutus jajaran DMI wilayah Jawa Barat mendatangi Masjid Al-Amanah, Kampung Tanah Apit Bekasi.

Ketua DMI Jawa Barat KH Achmad Sidik datang langsung mewakili Jusuf Kall dalam agenda silaturahmi ke masjid yang viral melarang jemaah memakai masker.

"Hari ini yang saya lakukan adalah yang pertama seperti yang saya sampaikan adalah silaturahim," kata Achmad Sidik di Bekasi, Senin (3/5/2021).

"Yang kedua memberi pemahaman terkait dengan pertama apa itu Covid-19, bagaimana penularannya, bagaimana mengatasinya. Itu yang saya sampaikan," tambahnya.

Sidik memastikan, kehadiran DMI Jawa Barat untuk memastikan DKM Al-Amanah mau membantu mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan (prokes).

"Sudah, DMI telah mensosialisasikan seiring dengan petunjuk ketua umum Pak Jusuf Kalla, terkait dengan penularan Covid-19," ucapnya.

"Bahkan sering disampaikan dengan pengeras-pengeras suara. Yang pertama adalah cuci tangan, jaga jarak, dan memakai masker," tambahnya.

Dia mengimbau seluruh masjid di Jawa Barat dapat memahami kondisi darurat Covid-19, tidak hanya jemaahnya, tetapi juga dimulai dari pengurus masjid.

"Imbauan saya sebagai Ketua DMI Jawa Barat adalah yang pertama marilah kita pahami bahwa Covid-19 ini memang ada," kata Sidik.

"Penularannya orang ke orang, menghindari ada tadi itu menjaga jarak, cuci tangan, memakai masker. Itu mau tidak mau harus kita lakukan dan kita himbau, tidak bosan-bosan," penularan.

Bahkan, Ketua DMI Jawa Barat berencana mengikuti salat tarawih berjemaah di Masjid Al-Amanah agar dapat langsung mensosialisasikan kepada jemaah terkait prokes.

"InsyaAllah dalam waktu relatif singkat dan tidak terlalu lama, InsyaAllah saya akan salat tarawih di sini. Nanti saya akan memberi bantuan terkait dengan penanganan Covid-19," tandas.

Video pengurus masjid mengusir jemaah yang memakai masker saat hendak salat viral di media sosial.

Rekaman video viral itu terjadi di Masjid Al Amanah Harapan Indah Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 27 April 2021 siang.

Pria bermasker yang tengah duduk di masjid diusir sejumlah orang diduga pengurus masjid tersebut.

Diduga pengurus masjid bersama orang lainnya berpakaian kuning dan hitam meminta pria itu melepaskan maskernya saat berada di masjid tersebut.

Dalam perkataannya pada video berdurasi 02.20 menit, pengurus masjid itu menyebut aturan di masjid ini tidak boleh memakai masker.

Alasannya, tindakannya itu untuk membedakan antara masjid dan pasar.

Namun, pria bermasker itu enggan membuka penutup hidung dan mulutnya tersebut.

"Silakan keluar saja kalau enggak mau ikut aturan di sini. Jangan salat di sini," ucap pengurus masjid itu.

Pria bermasker itu menjawab bahwa masjid ini tempat umum dan memakai masker sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona.

Baca: Kronologi Ustaz Larang Jemaah Pria Pakai Masker, Mulanya Ditegur seusai Salat Pakai Mukena

"Ini tempat umum, saya cuman mau salat. Saya ikutin aturan pemerintah harus pakai masker, laporin ke polisi aja nih," kata pria itu.

"Ulama juga punya aturan, silakan ke polsek ke kapolsek sana. Kita punya aturan juga, aturan ulama lebih tinggi daripada pemerintah," kata pengurus lainnya.

Dalam akhir video, suasana semakin tegang. Jamaah lainnya berpakaian merah mengusir pria itu agar keluar masjid jika masih tetap memakai masker.

"Mau lu apa, mau lu apa di sini apa susahnya sih bukan masker doang. Kita ada aturan," ucapnya.

Perempuan yang berada di belakang pria bermasker itu berusaha melerainya dan mempertanyakan soal aturan dilarang memakai masker di masjid.

Alasannya, aturan melarang pakai masker itu bertentangan dengan pemerintah yang mewajibkan memakai masker sebagai penerapan protokol kesehatan termasuk di masjid.

"Ya udah sabar aja pak, saya tegasin ya ini kan direkam. Berarti masjid ini melarang orang pakai masker ya," kata perempuan tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Medan Satria Polres Metro Bekasi Kota, Agus Rohmat, membenarkan peristiwa pengusiran jamaaah yang memakai masker di masjid oleh pengurus masjid.

Peristiwa itu terjadi di Masjid Al Amanah, Kelurahan Medansatria, Kecamatan Medansatria pada Selasa, 27 April 2021 pukul 14.30 WIB.

"Iya benar kejadian video viral itu, sudah kita sering ingatkan dan tegur keras itu," kata Agus saat dikonfirmasi, Minggu (2/5/2021).

Dia menjelaskan, pengurus masjid itu bernama Ustaz Abdurohman sudah sering ditegur.

Menurut dia, Polsek Medan Satria kerap kerap memberikan masker dan disinfektan di masjid tersebut.

"Waktu itu sudah ada perubahan, kemarin ada kejadian ini saya kaget juga, dan pada saat itu saya langsung tegur dan saya mediasi kedua belah pihak," ujarnya.

Agus mengatakan, kejadian ini diharapkan menjadi yang terakhir kali. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunKaltara.com dengan judul Viral Pengurus Masjid di Bekasi Larang Jemaah Pakai Masker, Sebut Bisa Usir Covid-19 dengan Berdoa

Editor: Purwariyantoro
Video Production: Andheka Malestha
Sumber: Tribun Kaltara
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved