Yandex

Tribunnews WIKI

Hidrokel, Penumpukan Cairan di Rongga Lapisan Parietal dan Viseraltunika Vaginalis dari Skrotum

Minggu, 2 Mei 2021 13:14 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Hidrokel adalah penumpukan cairan yang berlebihan di rongga yang terletak di antara lapisan parietal dan viseral tunika vaginalis dari skrotum.

Pada keadaan normal, terdapat cairan di cavum vaginalis yang diimbangi reabsorbsi sistem limfatik.

Jika terjadi gangguan pada sistem keseimbangan produksi dan absorbsi, penumpukan cairan dapat terjadi, dan dapat bermanifestasi sebagai hidrokel.

Penyebab

Beberapa penyebab hidrokel, antara lain:

1. Pada bayi dapat disebabkan oleh belum sempurnanya penutupan prosesus vaginalis, sehingga terjadi aliran cairan peritoneum ke cavum vaginalis.

Umumnya, celah tersebut akan menutup sebelum lahir atau segera sesudahnya.

2. Pada orang dewasa dapat disebabkan akibat:

- Cedera dan tindakan operasi pada skrotum atau area selangkangan

-Radang dan infeksi epididimis atau testis

- Kanker pada testis atau ginjal kiri.

Gejala

Pada banyak kasus hidrokel, pengidapnya bisa saja tidak merasakan gejala.

Gejala baru akan dirasakan ketika ukuran skrotum bertambah besar. Ukuran pembengkakan ini dapat berubah-ubah dalam sehari.

Umumnya, gejala yang akan dirasakan, antara lain:

- Rasa tidak nyaman pada skrotum.

- Nyeri pada skrotum.

- Kulit skrotum kemerahan.

- Rasa tertekan pada bagian pangkal penis

Pada bayi, umumnya hidrokel akan hilang dengan sendirinya.

Namun, apabila hidrokel tidak kunjung hilang setelah usia satu tahun, segera diskusikan dengan dokter.

Pengobatan

Pada bayi, hidrokel umumnya akan hilang sendiri hingga mereka menginjak usia dua tahun.

Namun, jika hidrokel masih ditemukan atau menyebabkan rasa nyeri, diperlukan tindakan operasi untuk menghilangkannya.

Pembedahan untuk menghilangkan hidrokel dikenal dengan hidrokelektomi.

Sementara itu, hidrokel pada orang dewasa juga dapat hilang dengan sendirinya dalam jangka waktu enam bulan.

Tindakan medis baru akan dijalankan jika hidrokel menyebabkan rasa nyeri atau semakin mengganggu.

Operasi pengangkatan hidrokel akan disarankan dokter untuk dilakukan jika ukurannya sudah cukup besar, sehingga menyebabkan rasa tidak nyaman dan menekan bagian tubuh lainnya.

Setelah pengidapnya menjalani operasi hidrokelektomi, penting diketahui bahwa terdapat beberapa risiko yang mungkin dialami.

Mulai dari infeksi, gangguan irama jantung, perdarahan, penggumpalan darah, reaksi alergi, cedera saraf pada skrotum, hingga kesulitan bernapas juga bisa dialami.

Oleh sebab itu, usai menjalani hidrokelektomi, maka pengidapnya disarankan untuk menggunakan scrotal support dan mengompres skrotum dengan es batu, dengan maksud mengurangi pembengkakan.(Tribunnewswiki.com/Putradi Pamungkas)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan judul: Hidrokel

Editor: Radifan Setiawan
Video Editor: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki
Tags
   #Tribunnews WIKI   #Hidrokel   #reproduksi
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved