Tribunnews WIKI

Anaplasmosis, Infeksi yang Disebabkan karena Bakteri Anaplasma Phagocytophilum

Jumat, 30 April 2021 21:24 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Anaplasmosis adalah infeksi yang disebabkan karena bakteri bernama Anaplasma phagocytophilum yang dibawa oleh tungau berjenis Ixodes scapularis dan Ixodes pacificus yang dapat menular kepada manusia melalui gigitannya.

Tungau-tungau ini aktif sepanjang tahun, tetapi paling aktif pada musim dengan cuaca hangat atau panas.

Kasus anaplasmosis sudah ditemukan di berbagai daerah di dunia, mulai dari Amerika, Eropa Utara, hingga Asia Tenggara.

Bakteri Anaplasma phagocytophilum ditularkan kepada manusia lewat gigitan tungau.

Pada kasus yang lebih jarang, anaplasmosis juga bisa ditularkan melalui transfusi darah yang sudah terinfeksi oleh bakteri.

Kriteria orang yang berisiko tinggi mengalami anaplasmosis.

• Jenis kelamin

Laki-laki lebih berpotensi untuk mengalami anaplasmosis.

• Faktor usia

Orang-orang di atas 40 tahun pun memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena anaplasmosis.

• Sistem kekebalan tubuh yang lemah

Sebagai contoh, penderita kanker yang menjalani kemoterapi, penderita HIV/AIDS, orang yang pernah menjalani transplantasi organ, atau orang yang mengonsumsi obat-obatan tertentu.

• Lokasi

Orang yang sering berada di luar ruangan, jenis pekerjaan yang sering terpapar di luar, tinggal di dekat lokasi tempat tinggal tungau pembawa bakteri Anaplasma phagocytophilum tentu memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami infeksi.

Gejala

Gejala anaplasmosis biasanya baru muncul pada satu hingga dua minggu setelah seseorang digigit tungau pembawa bakteri Anaplasma phagocytophilum.

Gejala infeksi ini tidak signifikan dan cenderung mirip dengan penyakit lain, misalnya, demam, menggigil, rasa lemas, sakit kepala, dan pegal-pegal.

Pada kasus yang jarang, ruam kulit dapat timbul. Penderita juga mungkin mengalami gangguan pencernaan atau pernapasan.

Hanya sedikit pula kasus anaplasmosis yang berakibat fatal pada penderitanya. Namun, jika tidak mendapatkan penanganan dengan baik, anaplasmosis tingkat berat bisa memicu pendarahan sampai gagal organ.

Pengobatan

Karena penyebabnya bakteri, penanganan anaplasmosis yang utama adalah konsumsi obat antibiotik. Doksisiklin merupakan jenis antibiotik yang umumnya diresepkan.

Semakin cepat Anda mendapatkan antibiotik, kemungkinan Anda untuk sembuh juga akan semakin baik. Harap diingat bahwa obat antibiotik harus dihabiskan.

Meski kondisi Anda sudah terasa membaik, jangan pernah berhenti meminumnya tanpa konsultasi dengan dokter.

Pencegahan

Langkah pencegahan anaplasmosis yang utama adalah mencegah gigitan tungau penyebab anaplasmosis, baik pada diri sendiri maupun binatang peliharaan. Anda bisa menerapkan cara-cara di bawah ini:

• Batasi waktu Anda berada di lokasi yang menjadi tempat tinggal tungau, misalnya area berumput atau banyak kayu.

• Bila ingin jalan kaki, Anda sebaiknya memilih berjalan di atas jalanan aspal. Hindari berjalan kaki di area rumput dan semak-semak yang tinggi.

• Gunakan produk antiserangga, seperti krim, losion, atau semprotan. Namun, pastikan keamanan produk ini sebelum digunakan.

• Sesudah berjalan kaki di luar rumah, pastikan Anda mandi.

• Periksa apakah ada tanda gigitan tungau pada tubuh Anda. Mulai dari area ketiak, belakang lutut, rambut, kaki, pinggang, serta di sekitar mata dan pusar.

(Tribunnewswiki.com/Septiarani)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan judul: Anaplasmosis

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved