Minggu, 10 Mei 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Momen Haru Tabur Bunga Kenang Jasa Awak KRI Nanggala-402, Dilakukan 10 Hari seusai Kapal Submiss

Jumat, 30 April 2021 13:33 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Hari ini, Jumat (30/4/2021), upacara tabur bunga dilakukan untuk menghormati jasa para awak kapal selam KRI Nanggala-402.

Ada sebanyak 150 orang yang berasal dari pihak keluarga awak kapal selam yang mengikuti prosesi tabur bunga ini.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengungkapkan rencananya TNI akan menggelar tabur secara rutin untuk menghormati jasa 53 awak kapal KRI Nanggala-402.

Yudo mengungkapkan, upacara tabur bunga dilakukan setelah 10 hari KRI Nanggala-402 dinyatakan hilang kontak, Jumat (30/4/2021).

KRI Nanggala-402 sendiri dinyatakan hilang kontak pada Rabu (21/4/2021).

Kemudian 53 awak kapal selam dinyatakan gugur dalam bertugas pada Minggu (25/4/2021).

Upacara tabur bunga kali ini dihadiri oleh istri dan pihak keluarga dari 53 awak kapal selam KRI Nanggala-402.

Sebanyak 150 orang dari keluarga korban mengikuti prosesi upacara tabur bunga di perairan utara Bali.

Yudo mengungkapkan, prosesi tersebut bukan penghormatan terakhir bagi awak kapal KRI Nanggala-402.

Nantinya masih ada agenda untuk tabur bunga yang akan dilakukan rutin oleh prajurit TNI guna mengenang jasa 53 awak KRI Nanggala-402.

Baca: Terus Upayakan Pengangkatan Badan KRI Nanggala dari Dasar Laut, TNI AL Gandeng SKK Migas

Baca: Kapolri Tawarkan Anak Awak KRI Nanggala-402 Jadi Polisi, Listyo: yang Mengabdi akan Difasilitasi

Yudo mengungkapkan, pihaknya memfasilitasi keluarga awak KRI Nanggala-402 untuk melakukan penghormatan.

Selain itu, Yudo menuturkan, pihak keluarga ditunjukkan letak titik lokasi tenggelamnya kapal selam tersebut.

"Ini bukan penghormatan terakhir, melainkan momen mengenang jasa awak kapal selam KRI Nanggala-402," ungkap Yudo.

Suasana tabur bunga diwarnai keharuan. Sejumlah keluarga dari awak kapal menangis sesenggukan saat melakukan tabur bunga.

Dalam kesempatan tersebut, Yudo mengungkapkan, pihaknya sampai saat ini masih terus melakukan upaya pengangkatan kapal selam KRI Nanggala-402.

Angkatan Laut China juga menawarkan bantuan untuk melakukan evakuasi bangkai kapal selam.

Kapal dari China tersebut dikabarkan bisa mengangkat bebean berat di kedalaman maksimal 1.000 meter di bawah permukaan laut.

Sementara itu, MV Swift Rescue Singapura saat ini masih berada di sekitar lokasi tenggelamnya KRI Nanggala-402.

MV Swift masih terus memantau titik KRI Nanggala-402.

"MV Swift Rescue masih terus melakukan pemantauan di bawah air. Bagian kapal yang kecil-kecil diangkat oleh MV Swift Rescue. Sementara untuk bagian kapal yang besar kami masih terus melakukan upaya-upaya lainnya," kata Yudo Margono.

Yudo mengungkapkan, hingga saat ini, kapal selam KRI Nanggala-402 masih berada di titik semula dan tidak bergeser.

Diketahui, kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak sdi perairan utara Bali, Rabu (21/4/2021).

Pada Sabtu (24/4/2021) KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam atau subsunk seusai submiss.

Pada Minggu (25/4/2021), sebanyak 53 awak kapal KRI Nanggala-402 dinyatakan gugur dalam bertugas.

(Tribun-Video.com/Firda Ananda)

Editor: Tri Hantoro
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved