Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Biksu Sengaja Penggal Kepalanya, Sempat Tinggalkan Wasiat dan Berharap Keberuntungan di Akhirat

Jumat, 23 April 2021 02:18 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang pemuka agama Buddha atau Biksu nekat menghabisi nyawanya sendiri dengan cara memenggal kepalanya.

Tindakan yang dilakukan pemuka agama Buddha tersebut karena menyakini akan mendapat keberuntungan di akhirat kelak.

Peristiwa itu terjadi di Provinsi Nong Bua Lamphu, Thailand pada Kamis (15/4/2021) tepat pada hari ulang tahunnya.

Sebelum meninggal, biksu tersebut juga meninggalkan sepucuk surat.

Baca: Pria 19 Tahun Lakukan Penembakan Massal Lalu Bunuh Diri, Ibunya Sempat Peringatkan Pihak Berwajib

Melansir dari 7News.com, Selasa (20/4/2021), Biksu tersebut diidentifikasi bernama Thammakorn Wangpreecha, berusia 68 tahun.

Ia telah menjadi biksu selama 11 tahun.

Menurut New York Post melaporkan pada Selasa (20/4/2021) yang dikutip Kompas.com, tindakan yang dilakukannya dengan harapan mendapat keberuntungan di akhirat.

Kepercayaan ini dikenal dalam ajaran Buddhisme sebagai 'membuat pahala'.

Thammakorn telah merencanakan ritual pengorbanan aneh tersebut selama lebih dari lima tahun terakhir.

Dia dilaporkan membangun alat pancungnya di dekat patung religius yang menggambarkan dewa Indra.

Baca: Sepenggal Kisah Makam Habib Cikini, Penyiar Islam yang Tersohor di Zaman Belanda

Keponakan si biarawan, yang menemukan jenazahnya, mengatakan Thammakorn meninggalkan sebuah catatan.

Dalam suratnya, Thammakorn menyatakan pemenggalan kepalanya adalah caranya memuji Buddha.

“Dinyatakan bahwa pemenggalan kepalanya adalah caranya memuji Buddha, dan dia telah merencanakan ini selama lima tahun sekarang,” kata keponakannya yang bernama Booncherd Boonrod.

Selain itu, ia menyatakan keinginannya, untuk mempersembahkan kepala dan jiwanya untuk Tuhan.

Hal ini dilakukan, agar Tuhan dapat memberinya reinkarnasi sebagai makhluk spiritual yang lebih tinggi di kehidupan selanjutnya.

Setelah kabar meninggalnya Thammakorn, ratusan pengikutnya kemudian turun ke kuil Wat Phu Hin di Nong Bua Lamphu.

Meskipun beberapa murid memuji tindakan Thammakorn, namun Kantor Agama Buddha Nasional setempat berpandangan lain.

Ia meminta pemerintah daerah untuk menjelaskan kepada penduduk di daerah tersebut bahwa praktik semacam itu tidak dianjurkan dalam agama Buddha.

Untuk 'membuat pahala', umat agama Buddha dapat memberikan uang atau burung peliharaan gratis sebagai korban.

Bukannya mengorbankan dirinya sendiri.

Baca: Pria Tega Cekik hingga Penggal Kepala Wanita di Kota Dumai, Kini Pelaku Dituntut Hukuman Mati

“Para eksekutif dan kepala wihara harus meninjau kembali praktik mereka dan menjaga biksu lain di wihara mereka,” kata juru bicara kantor Sipbowon Kaeo-ngam, International Business Times melaporkan.

“Insiden ini kemungkinan merupakan bukti dari kelalaian untuk melakukannya (pengawasan), “Kita harus mencegah situasi yang tidak menyenangkan seperti itu terjadi lagi,” tambahnya. (Tribun-video.com/ Kompas)

---

*Desclaimer:

Berita atau artikel ini tidak bertujuan memberi contoh tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri, satu di antaranya adalah Hotline Psychology Mobile RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta 08122551001.

Kontak bantuan bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

Anda tidak sendiri.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling,

Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini: https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Berharap Keberuntungan di Akhirat, Biksu Ini Tewas Memenggal Kepalanya Sendiri

# Biksu # Buddha # bunuh diri # Thailand # penggal kepala

Editor: Aprilia Saraswati
Sumber: Tribunnews.com
Tags
   #Biksu   #Buddha   #bunuh diri   #Thailand   #penggal kepala
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved