Yandex

Terkini Nasional

Aksi Nekat ART Curi Perhiasan Majikan Senilai Rp300 Juta, Dihabiskan untuk Karaoke dan Panti Pijat

Kamis, 22 April 2021 15:41 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang Asisten Rumah Tangga (ART) nekat mencuri perhiasan emas majikannya senilai Rp300 juta.

Hal itu dilakukaannya akibat sakit hati lantaran saat meminjam uang dicaci majikan.

Pelaku mengaku meminjam uang untuk biaya pengobatan istrinya.

Namun, setelah menjual perhiasan emas hasil curian, pelaku justru lupa diri dan malah berfoya-foya di panti pijat.

Alasan ini diungkapkan Tantowi (36), warga Tanjung Sari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, saat diperiksa oleh Unit Reskrim Polresta Bandar Lampung.

Tantowi adalah buronan dari kasus pencurian perhiasan milik Yetti Herlisa, warga Bandar Lampung, pada malam Natal, 25 Desember 2020 lalu.

“Pelaku ditangkap setelah buron selama sekitar lima bulan. Pelariannya ke Serang, Pekanbaru, dan Jambi,” kata Kepala Unit (Kanit) Resmob Satreskrim Polresta Bandar Lampung, Inspektur Dua (Ipda) Novaldo Supeno, Rabu (21/4/2021).

Kepada polisi, pelaku mengaku mencuri perhiasan emas sebanyak 31 buah, berupa kalung, gelang, cincin dan liontin.

Baca: Diminta Jaga Rumah Majikan, ART Curi Perhiasan Bosnya Senilai Rp300 Juta, Dipakai ke Panti Pijat

“Total kerugian korban mencapai Rp300 juta,” kata Novaldo.

Pencurian itu dilakukan saat korban pergi berlibur. Sebelum kejadian, pelaku diminta oleh korban untuk menjaga rumah.

“Uang hasil penjualan perhiasan emas dipakai untuk berfoya-foya oleh pelaku,” kata Novaldo.

Menurut pengakuan pelaku, pencurian itu dilakukan atas dasar sakit hati kepada korban. Karena pelaku yang mau meminjam uang sebesar Rp3 juta justru diomeli oleh korban.

“Saya pinjam uang Rp3 juta, tapi hanya dikasih Rp300.000, buat berobat istri. Itu juga diomeli (oleh korban). Ya, saya kecewa, sudah kerja lama, giliran kena musibah nggak mau nolong,” kata Tantowi.

Tantowi yang sudah bekerja sejak tahun 2007 itu pun nekat mencuri perhiasan milik korban.

Dia mengaku sudah mengetahui tempat korban menyimpan perhiasan itu.

Sebanyak 31 buah perhiasan yang dicurinya itu kemudian dijual seharga Rp55 juta.

Namun, setelah mendapat uang banyak hasil penjualan barang curian itu, Tantowi jadi lupa diri.

Ia menghabiskannya untuk berfoya-foya saat melarikan diri ke beberapa provinsi.

Atas perbuatan tersebut, Tantowi dijerat pasal 363 KUHP tentang tindakan pidana pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Curi Emas Rp 300 Juta Milik Majikan, ART Foya-foya di Tempat Karaoke dan Panti Pijat

# perhiasan emas # asisten rumah tangga (ART) # karaoke  # panti pijat # Lampung Selatan

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Editor: Danang Risdinato
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved