Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Kronologi Suami Tusuk Istri karena Cemburu, Bawa Korban Keliling Cari RS hingga Dibawa ke Polsek

Rabu, 21 April 2021 08:16 WIB
Tribun Lombok

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang suami di Kecamatan Ampenan, Kota Mataram , tega menusuk leher istrinya hingga tewas pada Sabtu (17/4) dini hari.

Muhammad Ali Asgar mengaku, membunuh sang istri lantaran cemburu karena korban sempat menelepon seseorang dengan mesra.

Pria yang berjualan buah tersebut menjadi tersangka kasus pembunuhan istrinya sendiri, Halimatulsadiah.

Asgar mengakui perbuatannya di hadapan awak media dan polisi.

Baca: Suami Bunuh Istri Terancam 15 Tahun Penjara, Polresta Mataram Sita Pisau hingga Baju Bercak Darah

Dilansir oleh TribunLombok.com, Kapolresta Mataram , Kombes Pol Heri Wahyudi memaparkan kronologinya.

Insiden bermula saat pelaku dan korban berjualan buah di Jalan Adi Sucipto, depan Markas TNI AU, Kelurahan Rembiga, Kota Mataram.

Pada Jumat (16/4) pukul 20.00 Wita, pelaku mendengar korban sedang menelepon seseorang dengan mesra.

Ia kemudian mengingatkan istrinya bahwa hal itu membuatnya cemburu.

Namun korban tak mempedulikan omongan suaminya, hingga terjadi cekcok antara keduanya.

Hingga 01.00 Wita, memasuki Sabtu (17/4), perkelahian keduanya belum reda.

Karena merasa kesal dengan cacian dari korban, tanpa sadar, pelaku mengambil pisau di dekat barang dagangan buah.

Baca: Update Suami Tusuk Istri di Mataram: Keluarga Bantah Korban Selingkuh, Minta Pelaku Dihukum Mati

Dan langsung menghujamkan ke arah leher kanan sebanyak satu kali.

Perbuatan sang suami membuat istrinya mengalami luka dan pendarahan pada leher korban.

Korban langsung lemas. Asgar kemudian memasukkan istrinya yang terluka ke dalam mobil pikap.

Setelah itu pelaku membawa korban ke Rumah Sakit Katolik St. Antonius, di Karang Ujung, Ampenan.

Namun karena tak ada dokter dan kondisi korban sangat parah, petugas tak mau menerima dan merekomendasikannya ke RS Bhayangkara.

Lantaran panik, pelaku kemudian justru membawa korban ke Polsek Ampenan.

Melihat keadaan korban sangat parah, anggota Polsek Ampenan langsung membawa korban ke RS Bhayangkara menggunakan mobil pikap tersebut.

Namun Diduga karena kahabisan darah, sang istri akhirnya meninggal dunia saat dibawa ke RS Bhayangkara.

Baca: Tusuk Istri karena Khilaf, Suami di Mataram Antar Jasad Korban ke RS lalu Serahkan Diri ke Polisi

Heri Wahyudi menduga, setelah penusukan, sang istri sempat dibawa keliling oleh pelaku selama satu jam lebih.

Memang pelaku berniat menyelamatkan, dia menutupi luka tusuk istrinya. Namun nyawa tidak dapat tertolong. (*)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Kronologi Lengkap dan Pengakuan Suami Tusuk Istri di Depan Polisi: Demi Allah Tidak Ada Niat

# suami tusuk istri # suami bunuh istri # Mataram # pembunuhan

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Tribun Lombok
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved