Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Baru Menjabat Setahun, Ibu Kadus di Bulukumba Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Luka Tusuk

Rabu, 21 April 2021 03:14 WIB
Tribun Timur

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang ibu kepala dusun (kadus) di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditemukan tewas mengenaskan.

Korban ditemukan dalam keadaan bersimbah darah dan terdapat beberapa luka tusukan pada bagian tubuhnya.

Sebelum ditemukan meninggal dunia , ibu kadus itu disebut sempat mendapatkan teror seusai meninjau progres proyek rabat beton di desanya.

Baca: VIDEO: Detik-detik Anggota Brimob dan Kopassus Dikeroyok di Kebayoran Baru, Satu Korban Tewas

Dugaan pembunuhan ini menimpa Aliani, Kepala Dusun (Kadus) Katangka, Desa Karama, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Korban ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya pada Senin (19/4/2021) dengan sejumlah luka tusuk pada bagian tubuhnya.

Dikutip dari Tribun-Timur.com, Kepala Desa Karama, Jusman, mengaku telah melaporkan dugaan pembunuhan yang menimpa aparatnya itu ke Polsek Rilau Ale.

"Iya betul. Kejadiannya tadi sekitar jam 1 siang," kata Jusman melalui sambungan telepon.

Jusman menceritakan, Aliani disebutnya sempat mendapat ancaman dari seorang warga sebelum ditemukan meninggal dunia.

Menurutnya, ancaman itu datang setelah korban meninjau progres proyek rabat beton di Desa Karama.

Baca: Penampakan Lokasi Anggota Brimob dan Anggota TNI Dikeroyok hingga 1 Orang Tewas, Ada Bercak Darah

"Tadi malam beliau (Alm. Aliani) laporan, kan ada pekerjaan rabat beton, kebetulan melewati depan rumahnya juga ini warga (yang mengancam)," jelas Jusman.

Warga yang mengancam ingin proyek itu juga dikerjakan di depan rumahnya dengan bantuan pekerja proyek.

"Warga itu meminta dikerjakan juga di bagian depan rumahnya, karena tinggi. Nah, Ibu Kadus minta petunjuk ke saya, jadi saya sampaikan bahwa kasi saja campuran biar dia yang kerja sendiri," jelasnya menambahkan.

Aliani pun sempat berkoordinasi dengan Jusman mengenai permintaan warga itu, dan menyarankan untuk memberi bahan ke warga itu saja sementara pengerjaannya dikerjakan sendiri.

Namun, setelah korban menyampaikan hal itu, ia malah mendapatkan ancaman.

"Setelah sampaikan begitu, dia bilang tidak mau. Tukang yang kerjapi itu proyek yang kerjakan. Ibu dusun bilang tidak bisa, nah dia bilang kalau tidak bisa, ada nanti kau dapat itu," beber Jusman.

Kendati demikian, Jusman menegaskan bahwa ia tak ingin menjustifikasi sebelum ada hasil penyelidikan dari polisi.

Baca: Terbakar Api Cemburu, Seorang Pria di Mataram Tusuk Leher Istrinya hingga Tewas

Sementara, Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Bayu Wicaksono, mengatakan pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Kami sudah olah TKP dan ambil keterangan saksi-saksi," kata Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Bayu Wicaksono.

Pihaknya telah memeriksa saksi-saksi, termasuk anak korban yang menyebut melihat pelaku pembunuhan dan merupakan orang yang sempat cekcok dengan ibunya.

"Dia bilang, yang bunuh ibuku itu yang datang tadi malam di rumahnya kakekku. Sementara yang datang tersebut itu yang kebetulan bilang (ancaman) itu," kata Jusman. (Tribun-video.com/Tribun-timur.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Fakta-fakta Pembunuhan Kadus Perempuan di Desa Karama Bulukumba

# kadus # Bulukumba # dibunuh # kepala dusun

Editor: Aprilia Saraswati
Sumber: Tribun Timur
Tags
   #kadus   #Bulukumba   #dibunuh   #kepala dusun
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved