Yandex

Apa Itu European Super League yang Hebohkan Dunia Sepak Bola?

Selasa, 20 April 2021 15:45 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Dunia sepak bola dihebohkan dengan kompetisi baru yakni European Super League (ESL).

Kompetisi ini dibentuk atas kesepakatan 12 klub elite Eropa, di antaranya adalah Arsenal, Chelsea, Liverpool, Manchester United, Manchester City, Tottenham Hotspur, Atletico Madrid, Barcelona, Real Madrid, AC Milan, Inter Milan, dan Juventus.

Rencananya European Super League ini akan diselenggarakan pada 2022-2023.

Namun, liga tersebut mendapat kecaman dari UEFA.

Presiden UEFA Aleksander Ceferin, berujar, pemain yang berpartisipasi di tim-tim dalam liga tertutup akan dilarang mengikuti Piala Dunia dan Euro.

"Pemain-pemain yang bermain di tim-tim dalam liga tertutup akan dilarang mengikuti Piala Dunia dan Euro. Kami mendorong semua orang untuk berdiri tegak bersama kami saat kami melakukan segala daya untuk memastikan ini (European Super League) tidak akan pernah membuahkan hasil," ujar Presiden UEFA Aleksander Ceferin, dikutip Goal International.

Lantas, apa itu European Super League?

Dikutip dari Kompas.com, European Super League adalah sebuah kompetisi yang akan mempertemukan klub-klub elite di Benua Eropa.

Sejumlah pihak menyebut jika liga ini dibuat untuk menandingi Liga Champions dan ingin meraup keuntungan lebih besar dari hak siar maupun iklan.

Menurut para klub pendiri European Super League, ajang ini memiliki pendekatan komersial yang berkelanjutan demi memenuhi kepentingan seluruh piramida sepak bola Eropa, setelah pandemic Covid-19.

Tidak hanya itu, mereka mengatakan jika European Super League dibentuk untuk meningkatkan kualitas dan intensitas kompetisi Eropa hingga berdampak baik bagi klub dan pemain.

Sejumlah media Eropa telah memberitakan gambaran mengenai kompetisi antarklub elite di Benua Eropa ini.

Dilansir dari Sky Sports, liga ini akan diikuti oleh 20 tim dengan rincian 15 tim pendiri dan lima tim lainnya berdasarkan hasil kualifikasi tahunan.

15 tim pendiri ini dipastikan terbebas dari degradasi.

Kemudian, 20 tim tersebut akan dibagi ke dalam dua grup untuk memainkan pertandingan kandang-tandang.

Tiga tim teratas dari masing-masing grup lolos secara otomatis ke perempat final.

Mengenai dua slot perempat final yang tersisa akan diperebutkan oleh penghuni peringkat keempat dan kelima dari masing-masing grup dengan memainkan dua leg play-off.

Mulai perempat final, pertandingan European Super League tetap menggunakan format kandang-tandang hingga tersisa dua tim finalis.
Di partai puncak atau final, dua tim tersisa akan memainkan pertandingan tunggal (bukan kandang-tandang) di tempat netral.

Terkait jadwal European Super League, bakal dimainkan setiap tengah pekan, seperti Liga Champions, dengan seluruh peserta tetap bermain di liga domestik masing-masing.

Sementara itu, menurut Sky Sports, keuntungan yang diraup European Super League untuk setiap tim akan mendapatkan 3,5 miliar euro (setara Rp 60,9 triliun) hanya dari partisipasi.

Salah satu bank Amerika Serikat, JP Morgan, siap mengucurkan dana sebesar 5 miliar dollar AS (setara Rp 72,9 triliun) guna keberlangsungan kompetisi tersebut.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apa Itu European Super League?"

# Arsenal # Chelsea # Liverpool # Manchester UnitedManchester City # Tottenham HotspurAtletico Madrid #Barcelona # Real Madrid # AC Milan # Inter Milan # Juventus # European Super League

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Falza Fuadina
Video Production: Dimas HayyuAsa
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved