Yandex

Tribunnews Update

Pengakuan Gadis yang Dirudapaksa & Dijual Anak Anggota DPRD, Dijanjikan Kerja di Kedai Pisang Goreng

Selasa, 20 April 2021 15:32 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang gadis SMP menjadi korban rudapaksa dan human trafficking (perdagangan manusia) oleh seorang anak anggota DPRD Bekasi.

Terungkap dari pengakuan korban, sebelum dirudapaksa gadis itu dijanjikan bekerja di sebuah kedai pisang goreng.

Korban juga diminta pelaku menginap di kamar kos untuk mempermudah pekerjaan sebelum diperkosa dan dipaksa untuk menjadi pekerja seks komersial (PSK).

Fakta baru ini diutarakan Komisioner KPAD Kota Bekasi, Novrian, Senin (19/4/2021) setelah melakukan wawancara dengan korban, PU (15).

"Kita menemukan temuan baru hasil wawancara kita sama korban ternyata si anak merupakan korban trafficking (perdagangan orang)," kata Komisioner KPAD Kota Bekasi, Novrian, Senin (19/4/2021).

Dilansir TribunJakarta.com, menurut pengakuan korban, sebelum dipaksa menjadi PSK, PU mengaku sempat diiming-imingi pekerjaan oleh terduga pelaku berinisial AT.

Korban dijanjikan bekerja di sebuah kedai pisang goreng yang ternyata hanyalah modus semata pelaku.

Baca: Selain Perkosa Remaja 15 Tahun, Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Sekap Korban Berhari-hari di Indekos

"Korban awalnya diiming-imingi kerjaan untuk menjadi pekerja di (kedai) pisang goreng," ungkap Novrian.

AT yang sudah beristri kemudian kembali memainkan modusnya, meminta korban menginap di kamar kos dengan alasan agar mempermudah kerjaan.

"Ternyata, pekerjaannya nggak ada yang terjadi malah eksploitasi seksual di sini," terang dia.

Kamar kos itu disewa AT di kawasan AT Jalan Kinan, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

Selama sebulan tepatnya Februari hingga Maret 2021, PU mengaku mendapat perlakuan sadis dan disekap untuk melayani nafsu bejat pelaku.

Tak hanya itu, AT bahkan menjadikan PU sebagai PSK lewat aplikasi MiChat untuk melayani para pria hidung belang.

"Si anak tidak mengoperasikan tapi yang memegang akunnya pelaku. Si anak hanya di kamar disuruh melayani orang saja," ucap Novrian.

"Ini berdasarkan pengakuan dari korban. Korban mengaku dalam sehari bisa 4 sampai 5 kali melayani orang," kata Novrian.

Baca: Derita Siswi SMP Pemuas Nafsu Anak Anggota DPRD, Layani 5 Pria Sehari dan Terkena Penyakit Kelamin

PU mengaku selama dijual sebagai PSK bisa melayani empat sampai lima pria sehari dengan tarif Rp 400 ribu sekali kencan.

"Dia yang operasikan termasuk negosiasi. Pengakuannya (korban) Rp 400 ribu (tarif sekali main)," kata Novrian.

Kejadian yang menimpanya itu bahkan membuat PU kini didiagnosa menderita penyakit kelamin yang diduga tertular dari pelaku.

Kasus yang dilaporkan oleh orang tua korban kini telah ditindak lanjuti pihak Polres Bekasi Kota untuk proses selanjutnya. (Tribun-video.com/TribunJakarta.com)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Remaja Putri Disetubuhi Anak Anggota DPRD Kota Bekasi, Diimingi Bekerja Malah Dipaksa Jadi PSK

# human trafficking # Kota Bekasi # Rudapaksa # Polres Bekasi Kota # Tribunnews Update

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Dea Mita
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved