Rabu, 28 Januari 2026

APA ITU

Apa Itu Parosmia? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Selasa, 20 April 2021 07:24 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Hai Tribunners, penderita Covid-19 melaporkan mengalami gangguan penciuman yang disebut parosmia.

Dikutip dari Kompas.com, gejala ini dialami beberapa penderita long Covid, atau orang yang tak kunjung sembuh saat terinfeksi Covid-19.

Lantas, apa itu parosmia?

Dilansir dari Healthline, parosmia adalah gangguan penciuman yang membuat penderitanya merasakan aroma yang tidak semestinya.

Misalnya, bau roti yang dipanggang biasanya harum manis jadi terasa bau busuk, atau aroma yang biasanya tidak mengganggu jadi bikin mual.

Untuk kasus parosmia yang parah, penderita bisa sampai merasa sakit secara fisik saat mencium bau yang menyengat atau punya aroma kuat.

Baca: Apa Itu Vaginismus? Begini Penjelasan, Penyebab hingga Cara Mengatasinya

Gejala Parosmia

Sebagian besar kasus parosmia terasa lebih jelas ketika seseorang baru sembuh dari infeksi.

Dikutip dari Independent, beberapa penderita long Covid dan orang yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19 merasakan bau tak sedap seperti amis ikan atau benda terbakar di tempat dengan bau normal.

Selain itu, gejala parosmia yang banyak dikeluhkan adalah bau busuk atau tak sedap terus menerus, terutama saat ada makanan.

Penyebab

Dijelaskan, Parosmia biasanya muncul setelah saraf pendeteksi bau busuk karena infeksi atau penyakit lainnya.

Kerusakan saraf membuat otak salah mengenali bau tertentu.

Berikut penyebab parosmia, antara lain:

- Infeksi virus dan bakteri, seperti virus corona

- Cedera kepala

- Kebiadaan merokok

- Paparan bahan kimia

- Efek samping pengobatan kanker

- Penyakit alzheimer dan parkinson

- Tumor

Baca: Relawan Uji Klinis Vaksin Nusantara Alami Efek Samping Hipernatremia, Apa Itu?

Cara mengatasi Parosmia

- Di beberapa kasus, cara mengatasi parosmia memerlukan tindakan operasi.

- Penderita juga diarahkan terapi untuk anosmia atau tak bisa mencium bau.

- Terapi bau bisa dilakukan dengan mencium bau 4 jenis arima yang berbeda setiap hari.

Adapun, parosmia umumnya dapat sembuh sendiri seiring berjalannya waktu, lamanya pemulihan tergantung penyebabnya.

Untuk parosmia yang disebabkan virus atau bakteri, indra penciuman umumnya akan kembali normal dalam waktu dua sampai 3 tahun.(*)

# Parosmia # gejala parosmia # Apa Itu Parosmia # cara mengatasi Parosmia

Baca berita lainnya terkait Parosmia

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kenali Apa itu Parosmia, Gejala Covid-19

Reporter: Rusintha Mahayusanty N
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved