Yandex

Terkini Daerah

37 Koli Bantuan dan Uang Puluhan Juta Rupiah Siap Didistribusikan ke NTT

Senin, 19 April 2021 07:47 WIB
Tribun Kaltara

TRIBUN-VIDEO.COM - Masyarakat Nunukan, Kalimantan Utara yang tergabung dalam aliansi posko bersama peduli bencana alam NTT, bakal distribusikan 37 koli bantuan dan uang puluhan juta rupiah ke NTT, Sabtu (17/04/2021), malam.

Setelah melakukan aksi galang dana selama satu minggu terhitung sejak Sabtu, 3 April lalu, aliansi posko bersama peduli bencana alam NTT, berhasil mengumpulkan uang sebanyak RpRp66,733 juta.

Tak hanya itu, posko bersama yang dibuka hampir dua minggu itu, mengumpulkan 37 koli bantuan yang terdiri dari:

- Pakaian wanita dewasa: 13 koli
- Pakaian pria dewasa: 8 koli
- Pakaian anak-anak: 5 koli
- Beras: 3 koli
- Sembako: 1 koli
- Pakaian dan perlengkapan bayi: 1 koli
- Selimut, sepatu dan pakaian campur: 2 koli
- Pakaian wanita dewasa dan anak-anak: 1 koli
- Jilbab: 3 koli

Baca: TNI AL Berangkatkan KRI Tanjung Kambani Angkut 300 Ton Bantuan untuk Korban Bencana Alam di NTT

Korlap aksi, Abu Saman mengatakan, sabtu malam dirinya bersama 6 rekan lainnya, akan berangkat ke NTT, membawa 37 koli bantuan.

"Iya malam ini saya dan 6 rekan dari aliansi posko bersama peduli bencana alam NTT, akan berangkat ke NTT. Kami naik Kapal Pelni KM Lambelu," kata Abu Saman kepada TribunKaltara.com, pukul 02.00 Wita.

Dikabarkan Kapal Pelni KM Lambelu akan bersandar di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan pada pukul 02.00 Wita.

Dari pantauan di lapangan saat ini, puluhan pemuda yang tergabung dalam aliansi itu, gotong royong memindahkan 37 koli bantuan dari posko ke dalam truk.

"Truk yang kami gunakan untuk mengangkut puluhan barang bantuan dari posko menuju pelabuhan ada 2. 1 truk milik Basarnas Nunukan dan 1 lagi milik Dinas Perhubungan Nunukan," ucapnya.

Informasi yang dihimpun, Kapal Pelni KM Lambelu akan bersandar di Pelabuhan Larantuka pada 21 April, pukul 06.00 Wita.

Saman mengaku, biaya tiket perjalanan pergi-pulang termasuk biaya rapid antigen merupakan hasil urunan uang teman-teman aliansi posko bersama termasuk beberapa dari donatur.

"Barang bantuan termasuk uang hasil galang dana itu akan kami distribusikan ke 2 kabupaten yakni Adonara dan Lembata. Kami rencana dua minggu di sana. Informasi yang kami himpun dari rekan di NTT, saat ini masih terjadi angin kencang dan gelombong tinggi. Kami mohon doa dari masyarakat Nunukan agar kami selamat sampai tujuan. Sehingga amanah dari masyarakat Nunukan bisa kami salurkan langsung kepada korban bencana di NTT," ujarnya.

Dia menuturkan, selama di NTT, dirinya bersama 6 relawan bencana lainnya akan memberikan materi trauma healing kepada anak-anak korban bencana.

"Selain kami salurkan bantuan, kami juga akan berikan materi trauma healing baik di Adonara maupun Lembata. Kami mohon doa masyarakat Nunukan agar pergi dan pulang selalu dalam lindungan Tuhan," tuturnya.

Dikutip dari Jakarta, Kompas.com, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo melaporkan, hingga Jumat (09/04/2021), ada 165 korban jiwa akibat bencana banjir bandang di NTT. Sebanyak 45 orang masih dalam proses pencarian.

Baca: Penampakan Pulau Baru yang Muncul di NTT Pasca Diterjang Badai Siklon Tropis Seroja

Doni mengatakan, terdapat perbaikan data yaitu dua orang di Kabupaten Rote Ndao dan satu orang di Kabupaten Ngada, sebelumnya dilaporkan meninggal dunia ternyata ditemukan masih hidup.

"Hasil terakhir laporan dari Bupati yang meninggal nihil (di Rote Ndao) termasuk Ngada yang semula dilaporkan 1 orang meninggal ternyata yang dilaporkan masih hidup, jadi yang meninggal tidak ada," kata Doni dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (09/04/2021).

Adapun, 165 korban meninggal dunia tersebar di Kabupaten Flores Timur, 71 orang. Kabupaten Alor ada 28 orang. Kabupaten Malaka ada 6 orang. Kabupaten Sikka, 1 orang. Dan Kabupaten Lembata, 46 orang.

Kemudian, di Kabupaten Kupang, 4 orang. Kota Kupang 6 orang. Kabupaten Sabu Raijua 2 orang, dan Kabupaten Ende 1 orang.

Selain itu, korban luka-luka tercatat mencapai 156 orang. Sebanyak 17.834 jiwa mengungsi, serta 6.019 kepala keluarga atau 22.003 jiwa lainnya terdampak.

Sebelumnya, bencana alam banjir bandang yang menyebabkan tanah longsor terjadi di 11 titik wilayah NTT.

Hal itu terjadi, setelah diguyur cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang pada Sabtu, (03/04/2021).

Berikut 11 kabupaten/ kota yang terdampak cuaca ekstrim di Provinsi NTT yakni:

1. Kota Kupang
2. Kabupaten Flores Timur
3. Kabupaten Malaka Tengah
4 . Kabupaten Lembata
5. Kabupaten Ngada
6. Kabupaten Alor
7. Kabupaten Sumba Timur
8. Kabupaten Rote Ndao
9. Kabupaten Sabu Raijua
10. Kabupaten Timor Tengah Selatan
11. Kabupaten Ende.

(TribunKaltara/Febrianus Felis)

# Bantuan ke NTT # bantuan korban banjir # NTT # Nusa Tenggara Timur (NTT) # Nunukan

Baca berita lainnya terkait bencana di NTT

Editor: Purwariyantoro
Video Production: Andheka Malestha
Sumber: Tribun Kaltara
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved