Yandex

Tribunnews Update

Bahan Petasan Meledak saat Salat Tarawih, 1 Rumah Hancur, Seorang Anak Tewas, & Ibu Alami Luka Bakar

Minggu, 18 April 2021 15:19 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Bahan petasan meledak di sebuah rumah wilayah Kabupaten Jombang Jawa Timur, Kamis (15/4/2021) malam.

Akibatnya anak pemilik rumah meninggal dunia dan istri mengalami luka bakar serius.

Sementara kepala rumah tangga dikabarkan selamat karena sedang melaksanakan salat tarawih di masjid tak jauh dari rumahnya.

Insiden yang memakan korban jiwa itu terjadi di rumah Sukijan (61), warga Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang.

Baca: Penampakan dan Suasana Kampung Narkoba yang Tak Terjamah Polisi, Ada Pasukan Khusus Lempar Petasan

Dikutip Kompas.com, berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), Kapolsek Kabuh AKP Rudi Darmawan menyebut pemicu ledakan berasal dari bahan-bahan untuk membuat petasan.

"Kami menduga, sebelum terjadi ledakan ada aktivitas meracik bubuk untuk membuat petasan," kata Rudi kepada Kompas.com, Sabtu (17/4/2021).

Ledakan itu terjadi saat warga sekitar termasuk Sukijan sedang melaksanakan salat tarawih.

Karena itu, Sukijan tidak menjadi korban insiden yang memakan korban jiwa yakni anaknya sendiri.

Rusdi mengungkapkan, anak Sukijan yang menjadi korban bernama Joko Slamet (35), meninggal di rumah sakit.

Sedangkan istri Sukijan, Sainten yang mengalami luka bakar serius sehingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Sementara, Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho mengatakan, pihaknya tidak ingin insiden sebagaimana terjadi pada Kamis malam kembali terjadi.

"Kami berharap, ledakan seperti terjadi di wilayah Kabuh tidak terulang kembali," kata Agung, melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu.

Baca: Dramatis! Ratusan Polisi Gerebek Kampung Narkoba di Palembang, Aparat Disambut Tembakan Petasan

Karena itu, kepolisian akan lebih gencar menggelar razia petasan pada setiap pedagang penjual kembang api dadakan di bulan ramadhan.

Ia juga kembali menegaskan soal larangan bagi masyarakat untuk memproduksi, menjual maupun menyulut petasan, selama Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri.

"Kami imbau masyarakat tidak memproduksi maupun menyalakan petasan atau mercon guna menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadhan," ujar Agung. (Tribun-video.com/Kompas.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bahan Petasan Meledak Saat Tarawih, Seorang Warga Tewas

# petasan # meledak # Salat Tarawih # Jombang

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Dea Mita
Video Editor: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved