Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Presiden Jokowi Beberkan Alasan Larangan Mudik Lebaran 2021: Saya Mengerti Semua Pasti Rindu

Sabtu, 17 April 2021 13:22 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah telah resmi melarang kegiatan mudik pada Lebaran 2021 mendatang.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan aturan ini dikeluarkan untuk mencegah penularan Covid-19 semakin meluas.

Hal ini juga berkaca pada tren kasus peningkatan harian Covid-19 pada Idulfitri tahun 2020 lalu.

Dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat (16/4), Presiden Jokowi memberikan penjelasan mengenai diberlakukannya kembali larangan mudik pada tahun ini.

Menurutnya, seluruh pihak harus bekerjasama untuk mencegah penyebaran Covid-19 semakin meluas.

Presiden Jokowi juga menegaskan, aturan ini diambil jauh-jauh hari dan melalui berbagai pertimbangan.

Presiden mengungkapkan, tren kenaikan kasus harian Covid-19 terjadi seusai adanya empat kali libur panjang.

"Untuk itu, sejak jauh-jauh hari pemerintah telah memutuskan untuk melarang mudik pada Lebaran kali ini," ujar Jokowi dalam konferensi pers virtual melalui YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (16/4/2021).

"Dan keputusan ini diambil melalui berbagai macam pertimbangan. Karena, pengalaman tahun lalu terjadi tren kenaikan kasus setelah empat kali libur panjang," lanjutnya.

Baca: Polda Metro Jaya Bolehkan Warga Berpergian di Wilayah Jabodetabek saat Pelarangan Mudik Lebaran 2021

Baca: Aturan Larangan Mudik Lebaran Dikeluarkan oleh Pemerintah, Warga: Kok Tempat Wisata Malah Dibuka

Pertama yakni saat Idulfitri 2020 terjadi kenaikan kasus sebesar 93 persen dan tingkat kematian mingguan hingga 66 persen.

Kemudian kenaikan kasus Covid-19 kedua terjadi seusai libur panjang bulan Agustus.

Saat itu jumlah kasus naik drastis sebesar 119 persen dan tingkat kematian mingguan hingga 75 persen.

Lalu libur panjang pada Oktober hingga November yang mengakibatkan kenaikan hingga 95 persen dan tingkat kematian 75 persen.

Terakhir yakni libur panjang akhir tahun yang membuat kenaikan kasus harian Covid-19 mencapai 78 persen dan tingkat kematian 46 persen.

Pertimbangan lainnya adalah harus menjaga tren menurunnya kasus aktif di Indonesia dalam dua bulan terakhir.

Diketahui dalam tiga bulan terakhir jumlah kasus positif Covid-19 cenderung menurun.

Hal ini juga dibarengi dengan angka kesembuhan yang meningkat.

Presiden pun menyadari bahwa masyarakat sudah rindu untuk bertemu dengan sanak saudara saat lebaran.

Untuk itu ia menekankan agar masyarakat mengutamakan keselamatan bersama dengan tidak mudik.

"Bapak, Ibu yang saya hormati, saya mengerti kita semuanya pasti rindu sanak saudara di saat-saat seperti ini. Apalagi di lebaran nanti. Tapi mari kita utamakan keselamatan bersama dengan tidak mudik ke kampung halaman," tambah Jokowi.

(TribunVideo.com/ Fransisca Mawaski)

Berita lainnya terkait mudik di sini

# Presiden Jokowi # Presiden Joko Widodo # mudik # Covid-19 # larangan mudik

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Bintang Nur Rahman
Sumber: Tribun Video
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved