Yandex

Tribunnews Update

Kisah Bripka Sukma Tetap Bertugas Meski Rumah Terseret Air Banjir, Pinjam Baju Dinas Rekannya

Senin, 12 April 2021 10:00 WIB
Pos Kupang

TRIBUN-VIDEO.COM - Kisah memilukan dialami oleh seorang anggota Polsek Timur Bripka Sukma.

Bripka Sukma menjadi korban banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu.

Bripka Sukma yang kehilangan rumah karena tersapu banjir tersebut tetap berangkat bertugas dengan pakaian seadanya.

Ia bahkan mengenakan pakaian dinas milik rekannya, Bripka Taher.

Dikutip dari Pos Kupang, cerita tersebut disampaikan oleh Kapolres Flores Timur AKBP I gusti Putu Suka Arsa dan Wakapolres Flores Timur Kompol Yance Seran, Sabtu (10/4/2021).

Baca: Kisah Oktovianus saat Cari Ayah dan Ibunya yang Terseret Banjir di NTT, Hampir Sepekan Susuri Sungai

Pada Sabtu (10/4/2021) sore, pihak kepolisian tengah melakukan pembersihan di lokasi banjir di sekitar Polsek Adonara Timur.

Yance mengungkapkan, seorang anggotanya yang bernama Bripka Sukma kala itu menemukan pakaian dinasnya yang sempat tersapu banjir.

Ketika sedang berada di lokasi rumahnya yang ditutupi lumpur, Polisi Sukma lalu membersihkan lumpur dan batu di bekas rumahnya.

Tak disangka ketika membersihkan lokasi, ia menemukan baju dinas dan celana dinas Polri miliknya.

Pakaian dinas itu ditemukan di lokasi rumah yang ia bangun dan tinggal bersama keluarga.

Kondisi pakaian dinas Bripka Sukma tampak dilumuri lumpur banjir.

Baca: Kronologi Bocah 4 Tahun yang Selamat dari Terjangan Banjir NTT, Ditemukan Duduk di Batang Pohon

Rumah Bripka Sukma juga diterjang air banjir beberapa waktu lalu.

Pada Kamis (8/4/2021), Bripka Sukma juga menemukan sejumlah barang penting miliknya yang terendam lumpur.

Dalam pengakuannya, Bripka Sukma sudah pasrah baju-bajunya hilang terseret air banjir.

Yance menuturkan, ia mengapresiasi ketegaran Bripka Sukma yang tetap berdinas meski rumahnya terseret banjir.

Bripka Sukma juga bertugas mengenakan pakaian seadanya saat banjir bandang terjadi.

“Polisi Sukma ini memang anggota Polsek Adonara Timur yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas. Ia juga berhasil melaksanakan tugas sebagai polisi di desa binaanya.

Ketika banjir rumahnya dibawa banjir sehingga semua pakaianya hilang. Tetapi Polisi Sukma ini tetap tegar pasca banjir ia tetap masuk kantor mengenakan pakai seadanya," ungkap Yance.

Yance menuturkan, saat ini Bripka Sukma mengenakan pakaian dinas rekannya.

Baca: Cerita di Balik Pemuda NTT yang Diberi Jaket Merah oleh Jokowi, Temukan Uang Seribu di Saku Jaket

Di bagian dada pakaian dinas tersebut tertulis nama Bripka Taher yang merupakan rekan Bripka Sukma.

"Bahkan ia ketika bertugas sekarang memakai baju dinas rekannya yang bernama Bripka Taher.

Papan nama di baju yang ia pakai masih jelas tulis baju itu milik Polisi Taher. Ketika ada kerja ia tetap ikut kerja bersama anggota lainnya,” Wakapolres Yance.

Yance mengapresiasi sikap Bripka Sukma yang masih tegar dan bertugas di kepolisian meski dirinya menjadi korban banjir bandang.

“Polisi Sukma juga korban tapi ia masih masuk kantor dan bekerja seperti biasa. Malah ia memakai baju dinas rekannya bernama Polisi Taher,” kata Wakapolres Yance.

(*)

Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Kisah Polisi Yang Jadi Korban Banjir di Adonara, Pinjaman Pakaian Dinas Rekannya Agar Bertugas

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Firdausi Rohmah Rizki Ananda
Video Editor: Enggar Tiasto
Sumber: Pos Kupang
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved