Sabtu, 11 April 2026

Terkini Daerah

Tewaskan 2 Guru dan Bakar Sekolah di Beoga, KKB Sabinus Waker Ingin Beraksi di Freeport

Minggu, 11 April 2021 23:43 WIB
Tribun Papua

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Musa Abubar

TRIBUN-VIDEO.COM - Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di bawah pimpinan Sabinus Waker yang melakukan aksi teror dan penembakan di Distrik Beoga Kabupaten Puncak, awalnya berencana beraksi di wilayah PT Freeport Indonesia.

Namun, karena ditekan oleh aparat keamanan, KKB Sabinus Waker tak bisa mendekat ke arah Freeport.

KKB Sabinus Waker akhirnya menebar teror di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, setelah mendapat undangan dari KKB Lekagak Telenggen.

"Di 2020 kelompok ini telah bergabung di Intan Jaya dengan tujuan akan pergi ke Freeport. Namun kami terus menekan pergerakan mereka karena ada undangan di Puncak oleh Lekagak sehingga mereka kembali berulah di sana," ujar Mathius kepada Tribun-papua di Jayapura, Sabtu (10/4/2021).

KKB yang berada di Kabupaten Puncak diperkirakan berjumlah 75 orang, dilengkapi dengan 30 pucuk senjata api berbagai jenis.

"75 orang ini merupakan gabungan dari kelompok yakni kelompok pimpinan Sabinus Waker dan kelompok pimpinan Lekagak Telenggen," kata Mathius,

Diketahui, KKB Sabinus Waker menjadi dalang penembakan yang menewaskan dua guru di Distrik Beoga.

Mereka juga melakukan pembakaran gedung sekolah di wilayah tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunpapua.com dengan judul Berulah di Beoga, KKB Sabinus Waker Ingin Beraksi di Freeport tapi Tak Bisa karena Ditekan Aparat

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Dimas HayyuAsa
Sumber: Tribun Papua

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved