Selasa, 28 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Sembunyi di Semak-semak selama 2 Jam, Kepala SMPN 1 Beoga Selamat dari Tembakan KKB

Minggu, 11 April 2021 14:09 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sempat dikira diculik, Kepala SMPN 1 Beoga, Kabupaten Puncak, Papua ditemukan selamat.

Sebelumnya, Kepala SMPN 1 Beoga tersebut hampir menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Pria itu berhasil lolos dari maut setelah bersembunyi di semak-semak selama dua jam.

Kepala SMPN 1 Beoga, Junedi Arung Sulele bersama rekannya Yonatan Rendan (40) ditembaki oleh KKB pada Jumat (9/4) sore.

Dikutip dari Kompas.com, keduanya diketahui akan mengambil terpal untuk membungkus peti jenazah Oktovianus Rayo, seorang guru yang menjadi korban penembakan KKB.

Baca: Fakta Sabinus Waker, Pemimpin KKB Papua yang Tembak Mati Guru SD Kerap Rekrut Anak Putus Sekolah

Saat pulang ke rumah, Junedi dan Yonatan mendapat serangan dari KKB.

Junedi lantas segera menyelamatkan diri, namun sayang Yonatan tewas di lokasi karena mendapat tembakan.

"Setelah kami pulang, ternyata di depan rumah kami dapat tembakan. Ini (Yonatan) kasian kena. Puji Tuhan saya masih bisa lolos. Saya lari ke sebelah kanan, dan korban ini ke sebelah kiri," kata Junedi kepada wartawan di halaman kamar jenazah RSUD Mimika, Sabtu (10/4/2021).

Saat peristiwa terjadi, Junedi mengaku tak melihat pelaku yang menembakinya dan rekannya.

Junedi kala itu langsung masuk ke dalam rumah.

Lantaran dirasa kurang nyaman, Junedi kemudian memilih bersembunyi di semak-semak selama dua jam.

Ia baru keluar setelah mendengar suara aparat keamanan yang kala itu mengevakuasi Yonatan.

"Karena saya dengar suara pakai bahasa umum (bahasa Indonesia), saya buang suara, dan keluar dari semak-semak, dan kemudian ke Koramil," ujarnya.

Baca: Polda Papua Bongkar Sumber Dana Utama KKB, Uang Digunakan Beli Senjata Api hingga Amunisi

Sebelum Junedi keluar dari persembunyiannya, warga sempat mengira bahwa ia diculik oleh KKB.

Hal ini lantaran petugas tak menemukan Junedi di rumahnya.

"Waktu petugas jemput korban ini tidak temukan saya. Akhirnya mereka dobrak pintu, dia cari saya tidak ada. Makanya anggota di atas sana pikir saya diculik, padahal saya menyelamatkan diri," ungkapnya.

Saat ini aparat keamanan masih berjaga di Beoga mengantisipasi serangan susulan.

(TribunVideo.com/ Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dikira Diculik, Ternyata Kepala SMPN 1 Beoga Sembunyi di Semak-semak Saat Ditembaki KKB"

Baca berita terkait lainnya

Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Sumber: Kompas.com

Tags
   #KKB   #Kabupaten Puncak   #Papua   #penembakan   #RSUD Mimika

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved