Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Gara-gara Nasi Jatah Habis, Pria di OKU Tusuk Rekannya hingga Tewas, Tak Terima Temannya Sudah Makan

Minggu, 11 April 2021 07:11 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang pria bernama Dika (22) tega menghabisi nyawa temannya sendiri menggunakan senjata tajam, Rabu (7/4/2021).

Korban diketahui bernama Apriyanto (30) yang dibunuh di Desa Lunggaian, Kecamatan Lubk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.

Pembunuhan tersebut dilatarbelakangi pelaku yang kesal karena nasi yang ada di pondok habis.

Dikutip dari Kompas.com, Kasubag Humas Polres OKU AKP Mardi Nursal mengungkapkan kronologi kejadian tersebut pada Sabtu (10/4/2021).

Pelaku kala itu bersama seorang saksi bernama Thomas baru saja pulang dari barak.

Pelaku lantas menuju ke belakang pondok areal kebun karet untuk makan malam.

Baca: Kronologi Anggota TNI di OKU Timur Tewas Ditusuk, Pelaku Ikut Campur Padahal Tak Tahu Akar Persoalan

Namun saat di dalam pondok, Dika kesal lantaran nasi yang disediakan habis sehingga ia tak bisa makan.

Dika lantas bertanya kepada korban Apriyanto yang ada di lokasi tersebut.

Saat mengetahui korban sudah makan, Dika lantas geram dan emosi.

"Karena nasi habis pelaku masuk dalam pondok dan bertanya kepada korban apakah sudah makan? Dan korban menjawab sudah,"kata Kasubag Humas Polres OKU AKP Mardi Nursal melalui pesan singkat, Sabtu (10/4/2021).

Dika kemudian berniat untuk merencanakan aksi pembunuhan terhadap Apriyanto.

Sekira pukul 23.00 WIB, Dika lantas menusuk korban yang tengah tertidur lelap.

Korban kala itu berteriak minta tolong sehingga rekan-rekan lainnya datang ke pondok mereka.

Baca: Pengakuan Penusuk Personel TNI AD di OKU Timur hingga Tewas, Masalah Berawal Gara-gara Parkir Mundur

Korban mengalami luka tusuk di bagian leher dan dadanya.

Sementara pelaku langsung melarikan diri seusai menusuk rekannya.

Korban langsung dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka yang cukup parah. Namun nahas, nyawa korban tak tertolong.

"Korban sempat dirawat di rumah sakit, namun lukanya cukup parah hingga akhirnya meninggal. Pelaku masih kita cari. Motif pembunuhan ini pelaku kesal karena nasi di pondok habis, keduanya sama-sama buruh sadap karet, "ujarnya.

Mardi mengungkapkan, motif pembunuhan tersebut dilatarbelakangi karena pelaku kesal nasi di pondok habis.

Pelaku Dika kini berstatus sebagai DPO atas kasus tersebut.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hanya karena Nasi Habis, Buruh Sadap Karet Tusuk Rekannya hingga Tewas"

Baca berita terkait lainnya

Editor: Dita Dwi Puspitasari
Reporter: Firdausi Rohmah Rizki Ananda
Video Production: Muhamad RisqiMei
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved