Selasa, 28 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Guncangan Gempa Bumi 6,7 SR di Malang Dirasakan hingga Jawa Tengah dan Bali, Ini Penyebabnya!

Sabtu, 10 April 2021 22:04 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Guncangan gempa bumi berkekuatan 6,7 SR di Kabupaten, Malang Jawa Timur dirasakan warga di Jawa Tengah dan Bali.

Ahli Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Gayatri Indah Marliyani mengungkap penyebab guncangan yang terjadi sangat luas.

Gayatri mengungkapkan, gempa jenis interlab ini terjadi di lepas pantai selatan di Jawa Timur.

Dikutip dari Kompas.com, gempa 6,7 SR tersebut terjadi pada kedalaman 80 Km di laut pada jarak 96 km ke arah selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Gayatri mengungkapkan, gempa tersebut terjadi akibat adanya aktivitas atau proses subduksi.

Proses tersebut terjadi pada kedalaman Zona Benioff yang menandai batas lempeng antara kerak samudera Indo-Australia yang menunjam di bawah kerak benua Eurasia di lokasi ini yang berada pada kedalaman sekitar 80 km.

Zona benioff sendiri zona planar dari gempa bumi yang berasosiasi dengan batas lempeng subduksi, bagian lempeng yang menunjam dan masuk dibawah lempeng lain.

Ketika lempeng ini bergerak masuk maka akan dihasilkan gempa bumi.

Baca: Gempa Bumi 3,6 SR Guncang Kota Bula Maluku dengan Kedalaman 10 KM, BMKG Sebut Tak Berpotensi Tsunami

Baca: Gempa Bumi Guncang Bengkulu Selasa Pagi, Berkekuatan 5,1 M dan Berpusat di Barat Laut Enggano

Gayatri menuturkan, gempa tersebut terjadi pada batas lempeng yang menujam atau gempa interslab.

"Sehingga gempa yang terjadi siang tadi diinterpretasi terjadi pada batas lempeng yang menunjam atau istilah geologinya disebut gempa interslab," jelas Gayatri saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (10/4/2021).

Kekuatan gempa yang tak cukup besar dan kedalaman 80 Km tersebut tak akan mengakibatkan robekan di dasar laut.

Sehingga bisa disimpulkan, gempa tersebut tidak menimbulkan tsunami karena gempa tak mengganggu tubuh air.

Hanya saja, Gayatri menjelaskan, ada guncangan yang cukup kencang dirasakan warga di Malang hingga Bali dan Jawa Tengah.

Getaran dirasakan hingga jarak ratusan kilometer dari episenter.

Gayatri menjelaskan, magnitudo dan kedalaman gempa bumi tersebut cukup besar, sehingga rambatan gelombang gempa bisa mencapai area yang luas.

Berdasarkan rilis dari BMKG, gempa juga dirasakan di sejumlah wilayah seperti Yogyakarta, Surakarta, Madiun, Ponorogo, Denpasar, Kuta, Jimbaran, Mataram, hingga Lombok Barat.

Intensitas guncangan di wilayah ini, mencapai III MMI, yang terasa seolah-olah seperti getaran saat truk berlalu.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gempa Malang, Mengapa Guncangannya Sangat Luas sampai Yogyakarta dan Bali?"

Editor: Tri Hantoro
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved