Yandex

Terkini Daerah

Aktivitas Gunung Merapi Jumat 9 April 2021, 15 Kali Guguran Lava Pijar, Jarak Luncur Hingga 1 Km

Jumat, 9 April 2021 11:11 WIB
Tribun Jogja

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUN-VIDEO.COM, YOGYA - Gunung Merapi (2.968 mdpl) di perbatasan DIY dan Jawa Tengah masih terus menunjukkan aktivitas erupsi hingga tadi malam, Kamis (8/4/2021) dan pagi ini, Jumat (9/4/2021).

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan, pada Kamis malam pukul 18.00-24.00 WIB, Gunung Merapi teramati mengeluarkan 15 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.000 m ke arah barat daya.

Secara visual pada periode tersebut gunung tampak jelas, kabut 0-I, hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.

Aktivitas kegempaan yang terjadi antara lain 42 gempa guguran dengan amplitudo 3-23 mm dan durasi 11-71 detik serta 1 gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 3 mm, S-P 0.6 detik, dan durasi 8 detik.

Cuaca Gunung Merapi berawan. Angin bertiup lemah ke arah timur dan tenggara. Suhu udara 15-21°C, kelembaban udara 76-88 persen, dan tekanan udara 834-916 mmHg.

Sementara, pada Jumat pagi ini pukul 00.00-06.00 WIB, gunung tampak jelas, kabut 0-I, hingga kabut 0-III.

Baca: Gunung Merapi Kembali Semburkan Awan Panas

Baca: Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas, Sejumlah Wilayah di Magelang Diguyur Hujan Abu Tipis

"Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 20-50 m di atas puncak kawah," ujar Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, Jumat (9/4/2021).

Pada periode tersebut, cuaca Gunung Merapi berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dan tenggara. Suhu udara 19-20°C, kelembaban udara 71-75 persen, dan tekanan udara 756-915 mmHg.

Sementara, aktivitas kegempaan yang terjadi di antaranya 28 gempa guguran dengan amplitudo 3-37 mm dan durasi 11-85 detik serta 2 gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 3 mm, S-P 0.4-0.6 detik, dan durasi 7-7.4 detik.

Hanik menyampaikan, Gunung Merapi sampai saat ini masih berstatus siaga (level III).

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km.

"Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apa pun di daerah potensi bahaya. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi," ungkap Hanik.

Ia menambahkan, penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam kawasan rawan bencana (KRB) III direkomendasikan untuk dihentikan.

Selain itu, pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.

"Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali," tandas Hanik. (uti)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul UPDATE Gunung Merapi, Keluarkan 15 Kali Guguran Lava Pijar, Jarak Luncur Hingga 1 Km

# Update Kondisi Terkini Gunung Merapi # update Gunung Merapi # update aktivitas Gunung Merapi

Editor: Sigit Ariyanto
Videografer: Panji Anggoro Putro
Sumber: Tribun Jogja
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved