Yandex

INDONESIA UPDATE

Remaja di Pandeglang Tinggal di Rumah yang Hampir Ambruk, Kini Berharap Bantuan Pemerintah

Kamis, 8 April 2021 15:23 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang remaja berusia 16 tahun terpaksa tinggal di sebuah rumah reot di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Remaja tersebut tinggal bersama keponakannya di rumah yang hampir ambruk tersebut.

Ia hidup mandiri lantaran ibunya sudah meninggal dunia, sedangkan ayahnya sudah menikah lagi.

Siti Nuraida, siswi kelas 10 SMK ini tinggal di di sebuah rumah reyot di Desa Cimanggu, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Siti tinggal di rumah yang berukuran 6x8 meter persegi itu bersama keponakannya, Aisyah.

Sejumlah material rumah terlihat lapuk karena ditumbuhi lumut.

Bukan hanya itu, atap rumahnya pun bocor saat hujan mengguyur.

Tak banyak perabotan yang dimiliki oleh gadis yang biasa dipanggil Aida ini.

Sehari-hari, Aida mengandalkan tungku berbahan bakar kayu untuk memasak.

Baca: Rindu pada Anak, Narapidana Kasus Terorisme Ini Tinggalkan Baiat ISIS dan Ikrarkan Setia pada NKRI

Baca: Berniat Bela Sang Ibu yang Kabur dari Rumah, 2 Anak di Medan Hendak Dibunuh Ayahnya dengan Parang

Aida menceritakan, sang ibu meninggal karena sakit saat dirinya berumur 3 tahun pada 2005 silam.

Sedangkan ayahnya memilih untuk menikah kembali dan tak pernah menengoknya.

Sejak saat itu, Aida tinggal bersama kakak perempuannya dan diasuh saudara yang berada di samping rumah.

Namun, pada awal 2021 lalu, sang kakak bercerai dan menitipkan anaknya pada Aida.

Kakak Aida kemudian merantau di Jakarta untuk mengais rezeki.

Setiap bulannya, sang kakak mengirimkan uang sebesar Rp800 ribu.

Uang itu digunakan untuk biaya sekolah dan juga biaya hidup keduanya.

Tak jarang kiriman itu terlambat hingga membuat Aida dan sang keponakan harus menahan lapar.

Meski ditawari tinggal oleh keluarga yang lain, Aida lebih memilih tinggal di bangunan yang hampir ambruk itu.

Alasannya karena ia sudah nyaman.

Ia pun berharap mendapat bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki rumahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cimanggu, Suwardi mengatakan pihaknya telah mengajukan proposal permintaan bantuan ke Pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk perbaikan rumah Aida selama lima tahun berturut-turut.

Sebab, tempat tinggal yang ditempati Aida sudah sejak lama masuk kategori rumah tidak layak huni (RTLH).

Namun, hingga kini pengajuan tersebut tidak membuahkan hasil. (*)

# Banten # Pandeglang # Cimanggu

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: Tribunnews.com
Tags
   #Pandeglang   #Cimanggu   #Banten
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved