Rabu, 29 April 2026

Terkini Daerah

Dengar Pengakuan Santriwati Dicabuli Guru Ngaji, Warga Setempat Ngamuk Bakar Tempat Mengaji di Garut

Rabu, 7 April 2021 10:57 WIB
Tribun Jabar

Laporan Kontributor TribunJabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang guru ngaji yang diduga pelaku pencabulan kini buron.

Pelaku sudah tidak ada di tempat saat warga yang emosi membakar tempat ngaji para santri.

"Pelaku SR (41) masih dalam pencarian," kata Kasubbag Humas Polres Garut Ipda Muslih Hidayat saat dihubungi, Selasa (6/4/2021).

Muhlis menambahkan pelaku sudah tidak berada di rumahnya sebelum bangunan tempat mengaji dibakar warga.

Baca: Kronologi Warga Ngamuk Bakar Tempat Mengaji Gara-gara Sang Guru Cabuli Muridnya, Kini Jadi Buron

"Sebelum dibakar pemilik rumah sudah tidak ada dan rumah sudah tidak ada penghuninya alias kosong," ucapnya.

SR dikabarkan mencabuli santriwati berinisial RK yang berusia 17 tahun.

"Warga membakar karena kecewa, rumah digunakan untuk ngaji tapi guru ngajinya malah melakukan perbuatan itu," kata Ipda Muslih.

Aksi pembakaran tersebut terjadi di Cilawu , Kabupaten Garut , Jawa Barat, Senin (5/4/2021) malam pukul 20.30 WIB.

Muslih menambahkan, kejadian pembakaran tersebut dipicu oleh pengakuan salah satu murid kepada orangtuanya bahwa ia pernah dicabuli oleh pelaku.

"Warga sudah lama curiga tapi baru ada bukti dari ucapan korban kemarin malam, warga yang kesal langsung melakukan aksi pembakaran," ucapnya.

Saat ini korban pencabulan tersebut sedang dalam pemeriksaan pihak keluarga untuk dimintai keterangan lebih lengkap.

Diberitakan sebelumnya, sebuah tempat mengaji tiba-tiba didatangi massa, Senin (5/4/2021) malam.

Baca: Guru Ngaji di Garut Diduga Cabuli Muridnya Sendiri, Tempat Mengaji Berakhir Dibakar Warga yang Emosi

Malam itu, warga terlihat emosi. Tak berapa lama api menyala di bangunan tersebut.

Si jago merah membakar tempat mengaji. Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Sebuah tempat mengaji dibakar warga yang terlanjur emosi.

Apa pangkalnya? Setelah ditelusuri, ternyata ini berkaitan dengan kelakuan sang guru ngaji.

Warga kesal karena diduga guru ngaji tersebut melakukan pencabulan terhadap seorang murid atau santri.

Hal tersebut diakui oleh Kasubbag Humas Polres Garut Ipda Muslih Hidayat.

Ipda Muslih mengatakan, bangunan yang dibakar tersebut adalah bangunan semi-permanen yang digunakan pelaku mengajar.

Baca: Guru Ngaji di Garut Diduga Cabuli Muridnya Sendiri, Tempat Mengaji Berakhir Dibakar Warga yang Emosi

"Yang dibakar itu bangunan semi permanen yang dipergunakan oleh pemilik rumah tersebut untuk mengajar ngaji," ucapnya kepada TribunJabar.id.

"Awalnya ada kekecewaan dari warga bahwa ada salah satu santrinya yang menjadi korban pelecehan seksual," tambah Ipda Muslih, Selasa (06/04/2021).

Muslih menambahkan, kejadian pembakaran tersebut dipicu oleh pengakuan salah satu santri kepada orang tuanya.

Santri tersebut mengatakan pernah dicabuli oleh pelaku.

Pelaku diketahui berinisial RS (41) dan belum menikah.

Kini RS tidak diketahui keberadaannya.

Baca: Kronologi Warga Ngamuk Bakar Tempat Mengaji Gara-gara Sang Guru Cabuli Muridnya, Kini Jadi Buron

Polisi saat ini tengah melakukan pendalaman dari kasus tersebut.

"Masih kami selidiki," kata Muslih.

Mereka pun mencoba mencari tahu keberadaan RS. (*)

baca juga berita lain tentang guru ngaji cabuli murid di Garut di sini

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Pengakuan Santriwati 17 Tahun Membuat Warga Ngamuk, Bakar Tempat Mengaji di Garut, Guru Ngaji Kabur

# guru ngaji cabuli murid # Cilawu # Polres Garut # Garut # pencabulan

Editor: Panji Anggoro Putro
Sumber: Tribun Jabar

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved