Jumat, 10 April 2026

Kisah Pilu di Balik Tewasnya Akbar, Petani Kelapa Sawit yang Ditelan Ular Piton

Kamis, 30 Maret 2017 16:45 WIB
Sumber Lain

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUN-VIDEO.COM, MAMUJU - Akbar (25), petani kelapa sawit di Desa Salubiro, Kecamatan Korossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat, yang tewas diterkam ular piton atau sanca kembang atau sanca batik, ternyata sedang berjuang untuk keluarganya.

Ceritanya, dia ke kebun untuk memetik kelapa sawit, lalu dijual demi membiayai perjalanannya dari Mamuju Tengah ke Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Di Luwu, Akbar rencananya akan menjemput istrinya bernama Muna dan anaknya.

Tonton juga:

Sebelum Tewas, Akbar Sempat Mimpi Dipanggil Almarhumah Ibunya

Warga Salubiro Mamuju Sempat Dengar Teriakan Akbar sebelum Ditelan Ular Piton

Sekretaris Desa Salubiro, Junaedi mengatakan, sekitar sebulan sebelum kejadian ini, Akbar mengantar Muna ke kampung halaman di Luwu untuk melahirkan anak kedua mereka.

"Saat (istri) selesai melahirkan, Akbar kembali ke sini. Jadi, rencananya ini, Akbar pergi panen sawitnya karena mau ke Palopo (Luwu) kembali jemput istrinya, kasihan," tutur Junaedi.

Hingga jasad Akbar dikebumikan Selasa (28/3/2017) kejadian ini belum diketahui istrinya, Muna.

"Saat ini istrinya ada di Palopo dan tidak bisa dikonfirmasi karena susah jaringan di tempatnya," kata Sekretaris Desa Salubiro, Junaedi, kepada tribun Tribunsulbar.com, Selasa (28/3/2017).

Ayah almarhum juga tidak berada di Mamuju Tengah saat kejadian maut itu menimpa.

"Orangtuanya juga baru sampai tadi pagi (Selasa kemarin), karena dia ada di Tinambung, Polewali Mandar," kata Junaedi.

Polewali Mandar merupakan kabupaten di Sulawesi Barat.(*)

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Sigit Ariyanto
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #Ular Piton   #kelapa sawit   #Mamuju

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved