Kisah Pilu di Balik Tewasnya Akbar, Petani Kelapa Sawit yang Ditelan Ular Piton
Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi
TRIBUN-VIDEO.COM, MAMUJU - Akbar (25), petani kelapa sawit di Desa Salubiro, Kecamatan Korossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat, yang tewas diterkam ular piton atau sanca kembang atau sanca batik, ternyata sedang berjuang untuk keluarganya.
Ceritanya, dia ke kebun untuk memetik kelapa sawit, lalu dijual demi membiayai perjalanannya dari Mamuju Tengah ke Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Di Luwu, Akbar rencananya akan menjemput istrinya bernama Muna dan anaknya.
Tonton juga:
Sebelum Tewas, Akbar Sempat Mimpi Dipanggil Almarhumah Ibunya
Warga Salubiro Mamuju Sempat Dengar Teriakan Akbar sebelum Ditelan Ular Piton
Sekretaris Desa Salubiro, Junaedi mengatakan, sekitar sebulan sebelum kejadian ini, Akbar mengantar Muna ke kampung halaman di Luwu untuk melahirkan anak kedua mereka.
"Saat (istri) selesai melahirkan, Akbar kembali ke sini. Jadi, rencananya ini, Akbar pergi panen sawitnya karena mau ke Palopo (Luwu) kembali jemput istrinya, kasihan," tutur Junaedi.
Hingga jasad Akbar dikebumikan Selasa (28/3/2017) kejadian ini belum diketahui istrinya, Muna.
"Saat ini istrinya ada di Palopo dan tidak bisa dikonfirmasi karena susah jaringan di tempatnya," kata Sekretaris Desa Salubiro, Junaedi, kepada tribun Tribunsulbar.com, Selasa (28/3/2017).
Ayah almarhum juga tidak berada di Mamuju Tengah saat kejadian maut itu menimpa.
"Orangtuanya juga baru sampai tadi pagi (Selasa kemarin), karena dia ada di Tinambung, Polewali Mandar," kata Junaedi.
Polewali Mandar merupakan kabupaten di Sulawesi Barat.(*)
Video Production: Sigit Ariyanto
Sumber: Sumber Lain
tribunnews update
Sosok Pelaku Begal dan Rudapaksa Kurir Wanita di Mamuju Tengah, Residivis 5 Kali Dipenjara
Rabu, 25 Maret 2026
tribunnews update
Detik-detik Penangkapan Pelaku Rudapaksa Kurir Wanita di Mamuju, Tersangka Didor saat Coba Kabur
Rabu, 25 Maret 2026
Ngabuburit Asyik
Ngabuburit Serasa Camping di Tenda Kafe, Nongkrong Estetik di Black Camp Cafe & Resto Mamuju
Kamis, 19 Maret 2026
Ngabuburit Asyik
Ngabuburit di Dermaga Sandeq Mamuju, Senja Laut dan Angin Sore Menenangkan Pikiran
Rabu, 18 Maret 2026
LIVE UPDATE
Ricuh Berebut Kupon Sembako Lebaran, Warga Nyaris Baku Hantam di Rumah Adat Mamuju Sulbar
Senin, 16 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.