LIVE UPDATE
LIVE UPDATE: Dinkes DKI Pastikan 85 Sekolah Siap Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUN-VIDEO.COM, GAMBIR - Dinas Pendidikan DKI Jakarta memastikan, 85 sekolah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka mulai 7 April 2021 mendatang.
Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan rencana awal, dimana Dinas Pendidikan DKI mulanya menyiapkan 100 sekolah untuk pembelajaran tatap muka.
"Untuk 100 sekolah yang dinominasikan setelah mengikuti pelatihan selama dua minggu, ada 14 sekolah yang gagal dan satu lagi mundur," ucap Kasubag Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja, Selasa (6/4/2021).
"Sehingga total dari 100, ada 85 yang diteruskan untuk pembelajaran tatap muka," tambahnya.
Taga menjelaskan, 14 sekolah yang gagal lolos seleksi mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka ini disebabkan oleh berbagai faktor.
Pertama, peserta pelatihan dari masing-masing sekolah tidak mengikuti pelatihan secara utuh selama dua pekan.
Selama mengikuti pelatihan, perwakilan dari masing-masing sekolah juga diminta mengisi modul-modul yang telah disiapkan secara daring.
Modul-modul itu pun harus dikerjakan secara utuh dan tepat waktu, bila tidak dikerjakan tepat waktu maka perwakilan sekolah itu dianggap gagal.
"Misalnya, gini minimal tiga orang, satu Kepala Sekolah dan dua guru. Tiga-tiganya ini harus lulus, kalau dua yang lulus satu tidak itu gagal," ujarnya.
Sementara itu, satu sekolah yang mengundurkan diri disebut Taga lantaran pihak pengurus sekolah tidak bisa melakukan persiapan pembelajaran tatap muka.
"Disdik tidak memaksakan karena lebih mengedepankan masalah kesehatan, keselamatan anak didik lebih utama," kata dia.
Mekanisme Pembelajaran Tatap Muka
Uji coba pembelajaran tatap muka ini bakal dilaksanakan mulai 7 April hingga 29 April 2021 mendatang.
Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan DKI Jakarta Momon Sulaeman mengatakan, uji coba masih bersifat terbatas, khususnya untuk jenjang Sekolah Dasar.
Sebab, uji coba pembelajaran tatap muka belum akan diterapkan untuk siswa kelas satu hingga tiga SD.
"Siswa yang mengikuti tatap muka yaitu kelas 4, 5, 6 SD, kelas 7, 8, 9 SMP, dan kelas 10, 11, 12 untuk SMA dan SMK," ucapnya, Senin (5/4/2021).
Kemudian, sekolah bakal dibuka selama tiga hari dalam sepekan, yaitu pada hari Senin, Rabu, dan Jumat.
"Untuk hari Selasa dan Kamis sekolah dilakukan penyemprotan disinfektan," ujarnya.
Untuk meminimalisir penularan Covid-19, jumlah siswa yang melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah juga bakal dibatasi.
Setiap siswa pun nantinya hanya akan masuk satu hari dalam sepekan.
"Jadi hari pertama siswa yang masuk kelas 4, 7, dan 10. Hari kedua siswa yang masuk kelas 5, 8, dan 11," kata dia.
"Lalu, hari ketiga yang masuk kelas 6, 9, dan 12," tambahnya menjelaskan.
Selain itu, para siswa dan siswi juga harus mendapat restu dari orang tua agar bisa mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah.
"Siswa yang boleh masuk maksimal 50 persen dari jumlah siswa dan diizinkan oleh orang tua," tuturnya.
Bila nantinya ditemukan adanya kasus penularan Covid-19, maka sekolah tersebut bakal ditutup selama tiga hari.(*)
# LIVE UPDATE # Dinas Pendidikan # DKI Jakarta # pembelajaran tatap muka # Uji Coba
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: TribunJakarta
LIVE UPDATE
Klarifikasi SPPG Lempongsari Semarang yang Diskors BGN, Ternyata Sempat Dapat Protes Orangtua Siswa
Kamis, 2 April 2026
LIVE UPDATE
Tangis Pilu Pecah Saat Fafa Nur Azila Istri Mendiang Praka Farizal Tiba di Rumah Duka Lendah
Kamis, 2 April 2026
LIVE UPDATE
Pantauan Harga MinyaKita di Pekanbaru, seusai Harga Melambung dan Langkanya di Jawa
Kamis, 2 April 2026
LIVE UPDATE
Korban Tambahan Insiden Kebakaran SPBE di Bekasi, Belasan Warga Dirawat seusai Alami Luka Bakar
Kamis, 2 April 2026
LIVE UPDATE
Big Match Sumsel United vs Persiraja Banda Aceh, Adu kreatif Lini Tengah Diego Dall Oca & Juan Merah
Kamis, 2 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.