Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Kuasa Hukum Rizieq Shihab Jawab Pengakuan Terduga Teroris yang Ngaku FPI: Ini Kolaborasi Media Iblis

Senin, 5 April 2021 20:58 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kuasa hukum Rizieq Shihab, buka suara setelah adanya pengakuan empat terduga teroris yang mengaku bergabung dengan FPI untuk melakukan penyerangan.

Aziz Yanuar tegas membantah dan mengaku bahwa pengakuan terduga teroris sebagai simpatisan FPI adalah bentuk penggiringan opini.

Ia juga mengatakan bahwa kini FPI telah bubar.

Dikutip dari Tribunnews.com, Aziz Yanuar menjelaskan bahwa pengakuan terduga teroris adalah framing jahat untuk FPI.

"Adanya klaim dari eks anggota FPI yang pernah gabung FPI dulu dan saat ini menjadi pelaku terduga teror maka itu adalah framing jahat."

"Kolaborasi media iblis dan iblis operator isu jualan teror ini," kata Aziz.

Baca: Video Pengakuan 4 Terduga Teroris yang Bergabung FPI, Akui Pernah Diminta Habib Cari Ilmu Kebal

Ia juga menjelaskan bahwa FPI yang kini telah dibubarkan tak bisa diminta bertanggungjawab atas pengakuan pelaku.

"Membuktikan (keterlibatan) Front Pembela Islam dengan aksi teror saat ini adalah tidak mungkin karena FPI sudah bubar."

"Dalam hukum tidak lagi bisa dimintai pertanggung jawaban," ujar Aziz.

Sebelumnya, nama FPI kembali terseret kasus terorisme setelah Mabes Polri merilis empat pengakuan terduga teroris yang ditangkap.

Keempat orang itu telah diamankan di sejumlah wilayah di DKI Jakarta dan Bekasi.

Dalam kesaksiannya, keempat orang yakni Zualimi Agus, Bambang Setiono, Wiloso Jati dan Ahmad Junaidi mengaku sebagai simpatisan FPI.

Baca: Warga Digegerkan dengan Penemuan Benda Mencurigakan Bertuliskan FPI Munarman di Kawasan Limo Depok

Mereka pun mengaku telah merencanakan aksi teror di tanah air.

Bahkan, seorang terduga teroris mengaku sudah menyiapkan aksi teror dengan meledakkan SPBU sebagai upaya penuntutan agar Habib Rizieq Shihab dibebaskan.

"(Keterlibatan saya) membuat bahan dari black powder dari Zulaimi Agus di Sukabumi," kata Bambang dalam video yang beredar pada Sabtu (3/4/2021) lalu.

"Merencanakan penyerangan di SPBU dengan menggunakan bom molotov untuk menuntut bebasnya HRS dan merencanakan aksi pelemparan bom warga keturunan atau toko usaha milik warga keturunan," tambahnya.

(Tribun-Video.com/ Tribunnews)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kuasa Hukum Rizieq Tanggapi Pengakuan Terduga Teroris yang Ingin Serang SPBU Demi Tuntut HRS Bebas

# FPI  # Rizieq Shihab # Terduga Teroris

Baca berita terkait lainnya

Editor: Dita Dwi Puspitasari
Reporter: Nila
Video Editor: Enggar Tiasto
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved