Gak Ruwet Gak Ribet
Apa Itu Depresiasi?
TRIBUN-VIDEO.COM - Depresiasi merupakan salah satu istilah dalam pencatatan akuntansi.
Lantas, apa itu Depresiasi?
Dikutip dari Kompas.com, Depresiasi adalah biaya yang timbul karena penggunaan aktiva tetap atau aset tetap (fixed assets). Jadi, biaya depresiasi adalah biaya yang muncul karena aset tetap yang digunakan mengalami penurunan manfaat atau penurunan kualitas (menyusut).
Beban penyusutan tersebut sangat berkaitan dengan perhitungan masa pakai suatu aset tetap. Misalnya adalah kendaraan yang mengalami penurunan nilai, karena penggunaan yang terus menerus.
Sedangkan biaya depresiasi dialokasikan sebagai dana cadangan untuk membeli aset baru yang menggantikan aset lama dan nantinya tak bisa digunakan lagi.
Tidak hanya itu, biaya depresiasi ditujukan untuk aset tetap yang berwujud tak bisa dikenakan untuk aktiva tak berwujud.
Beban depresiasi ini bersifat tetap, atau tak setelah dikurangi atau dicatat sebagai biaya, maka tak bisa dikembalikan ke nilai aslinya.
Takaran biaya ini akan terakumulasi dan nantinya akan berpengaruh pada nilai buku aset yang dicatat dalam neraca.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi perhitungan biaya depresiasi, di antaranya adalah:
- Harga perolehan yakni meliputi harga pembelian, biaya pengiriman, pajak, biaya pemasangan, dan sebagainya.
- Nilai residu adalah nilai dari aset ketika sudah tak lagi digunakan.
- Perkiraan masa manfaat
Cara menghitung depresiasi yakni metode garis lurus (straight line method), metode beban menurun (decreasing change method), metode aktivitas, dan metode saldo menurun (double declining method).
Sebagai contoh, untuk metode perhitungan biaya depresiasi garis lurus maka rumusnya adalah: Biaya penyusutan = (harga perolehan - nilai residu) / umur ekonomis.
(Tribun-Video.com/Kompas.com)
# Gak Ruwet Gak Ribet # depresiasi # akuntansi
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Apa Itu Depresiasi dan Bagaimana Cara Menghitungnya?
Reporter: Falza Fuadina
Sumber: Kompas.com
Konflik Rusia vs Ukraina
Pentagon Temukan Kesalahan Akuntansi dalam Pemberian Senjata untuk Ukraina, Ada Sisa Rp 44 Triliun
Jumat, 19 Mei 2023
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.