Senin, 27 April 2026

Terkini Nasional

Felix, Pria Siksa Kucing Gara-gara Tak Suka Akhirnya Minta Maaf, Sebut Kucing Masih Hidup

Rabu, 24 Maret 2021 23:00 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM, AMBON - Pria yang membunuh kucing gara-gara tak suka, akhirnya minta maaf dan mengakui kesalahannya.

Pria atas nama Felix, merasa kesal lantaran kucing sering membuang kotoran di Sekolah Kristen Solideo, Serpong, Tangerang Selatan.

Lalu dengan keji, ia menginjak kepala kucing menggunakan kakinya.

Kapolsek Serpong Kompol Yudi Permadi membenarkan adanya insiden tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, Felix mengaku kesal lantaran kucing sering membuang kotoran dan tega menginjak kepala kucing menggunakan kakinya.

Felix yang dalam video sempat bersitegang dengan petugas keamanan akhirnya melunak di hadapan TNI-Polri.

"Saya mau menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat, atas viralnya video penyiksaan kucing yang baru-baru ini viral di sosial media," kata Felix dalam permintaan maafnya, Selasa (23/3/2021).

"Kejadian itu Selasa 9 Maret di mana saya sedang berupaya untuk memindahkan kucing dari dalam sekolah keluar. Namun dalam prosesnya kucing tersebut memberontak, sehingga menyerang saya dengan menggigit dan mencakar kedua tangan saya," tambahnya.

Dijelaskan Felix, akibat peristiwa itu dia menjadi marah dan dalam keadaan syok karena tangan berdarah, lalu menahan kucing dengan kaki untuk memisahkan gigitan dari tangan.

"Tangan saya mendapat perawatan di rumah sakit mendapat empat jahitan dan luka lainnya. Kucing itu tidak mati dan masih berkeliaran di sekeliling sekolah," katanya.

"Perihal yang saya ucapkan pada video tersebut, saya juga memohon maaf atas yang sudah terjadi. Saya katakan dalam rangka syok dan marah sehingga banyak hal yang kurang enak di pandang," tambahnya.

Felix mengaku kucing yang ia injak menggunakan kaki masih hidup dan masih berkeliaran di sekitar sekolah.

"Kucingnya tidak mati seperti yang saya ucapkan sebelumnya," sebut Felix.

Baca: Kronologi Penangkapan 2 Oknum Anggota Polisi Ambon Diduga Terlibat Jual Senjata ke KKB Papua

Padahal, dalam video amatir yang sebelumnya beredar jelas-jelas terlihat seekor kucing tewas tergeletak di rumput depan sekolah.

Bahkan, terdengar suara dari petugas keamanan yang marah lantaran Felix membuang anak kucing ke dalam parit.

Entah apa yang terjadi, tiba-tiba petugas keamanan (sekuriti) yang sebelumnya jelas-jelas melihat kucing sudah tewas, malah menyebut kucing masih hidup. Ia seperti dalam tekanan saat memberikan penjelasan.

Muchtar yang merupakan kepala sekuriti yang sempat berdebat dengan Felix ikut angkat bicara.

"Disini saya tekankan, saya tidak ada paksaan atau ditekan dari pihak manapun juga ini murni. Apa yang dikatakan Pak Felix bahwa kucing tersebut masih hidup itu benar," kata Muchtar yang mengenakan kaos hitam.

"Sekali lagi tanpa ditekan, ini adalah memang apa adanya. Sampai detik inipun kucing tersebut masih berkeliaran di area sekolah," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, beredar luas di media sosial menampilkan dua orang laki-laki yang sedang berdebat di depan bangkai kucing.

Salah seorang di antaranya mengatakan si pria telah membunuh kucing itu karena tak suka hewan itu berkeliaran.

Kejadian itu berlangsung di daerah Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang Selatan, tepatnya di Sekolah Solideo Jalan Batam Blok J 11, Rawa Mekar Jaya, Serpong.

Kepada laki-laki yang nampaknya bertugas sebagai penjaga keamanan, ia mengatakan satpam itu bertugas menjaga agar kucing tak datang ke sekitar tempat itu.

“Pak Felix, kalau anda cinta binatang, anjing oke silakan,” kata satpam itu. “Tapi jangan siksa binatang kayak gini,” jawab satpam itu.

Satpam itu membantah dan tetap mempermasalahkan Felix yang membunuh induk kucing itu.

Felix diketahui juga membuang anak-anak kucing itu.

Menanggapi video itu, Jakarta Animal Aid Network berharap aparat memenjarakan pelaku pembunuh kucing itu.

Mereka juga menyebut, orang yang membunuh dengan brutal seperti itu adalah ancaman bagi masyarakat.

Sementara itu, Kapolsek Serpong Kompol Yudi Permadi menyebut pihaknya akan turun ke lokasi untuk menyelidiki informasi tersebut.

"Coba cek dulu bagaimana kejadiannya," kata Yudi, Sabtu (20/3/2021).

Yudi belum mau berbicara lebih jauh masalah pidana yang akan dijeratkan ke pelaku.

Pihaknya akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu sebelum mengambil langkah-langkah hukum selanjutnya.(mak/tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Pria Bunuh Kucing Gara-gara Tak Suka Akhirnya Minta Maaf, Sebut Kucing Masih Hidup, Kok Bisa?

# kucing # Serpong # Tangerang Selatan # TNI-Polri

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: Danang Risdinato
Sumber: Tribun Medan

Tags
   #kucing   #Serpong   #Tangerang Selatan   #TNI-Polri

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved