Kamis, 7 Mei 2026

Terkini Daerah

Napak Tilas Sejarah Bekasi Lewat Museum Gedung Juang Tambun, Begini Penampakannya

Senin, 22 Maret 2021 09:43 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi baru saja meresmikan operasional Meseum Digital Gedung Juang Tambun, gedung tersebut kini memiliki wajah baru sebagai destinasi wisata edukasi.

TribunJakarta.com berkesempatan melihat langsung ke dalam Gedung Juang Tambun, di dalamnya telah disulap menjadi meseum berisi sejarah perjalanan Bekasi.

Pertama-tama, pengunjung akan dibuat takjub dengan penampilan pintu utama gedung yang memakai kaca dengan sistem buka tutup otomatis.

Setelah melawati pintu kaca, pengunjung akan masuk ke bagian selasar. Di sisi timur (kanan bangunan) terdapat area etalase yang menjual cenderamata dan produk UMKM.

Lalu pada bagian barat (sebelah kiri gedung pada posisi berdiri menghadap ke pintu), terdapat area fasilitas ruang baca lengkap dengan koleksi buku untuk anak dan dewasa.

Di bagian tengah selasar, pengunjung akan diarahkan masuk ke area museum di mana bagian pertama akan bercerita soal sejarah Bekasi di masa pra-sejarah dan masa kerajaan Tarumanegara.

Baca: Hari Pertama Pasca-diresmikan, Museum Gedung Juang Tambun Belum Bisa Dinikmati Pengunjung

Konten yang berisi informasi sejarah, seluruhnya ditampilkan dalam bentuk digital. Sejumlah layar dapat dikendalikan pengunjung untuk memilih informasi apa yang bisa ditunjukkan.

Setelah puas mengetahui Bekasi di masa pra-sejarah, pengunjung kemudian masuk ke area museum yang menampilkan informasi tentang masa penjajahan.

Area yang menampilkan perjalanan Bekasi di masa penjajahan ini berada di lantai dua Gedung Juang, konsepnya masih sama, ditampilkan secara digital.

Meski begitu, terdapat juga replika benda bersejarah, patung, lukisan, bingkai koran dan semacamnya sebagai pelengkap informasi.

Dari masa penjajahan, pengunjung selanjutnya akan diajak mengetahui Bekasi di masa perjuangan. Peran rakyat Bekasi dalam peta revolusi turut disajikan.

Seperti misalnya informasi tentang sosok Entong Tolo, bandit atau pencuri ulung yang kerap memberontak terhadap pemerintahan Belanda di Bekasi.

Selain itu, peran para pahlawan dan pejuang Bekasi juga turut diceritakan dalam meseum, seperti misalnya kisah heroik KH. Noer Ali dan sajak penuh makna Chairil Anwar berjudul Karawang-Bekasi.

Baca: Museum Radya Pustaka, Museum Tertua di Indonesia yang Menyimpan Koleksi Kerajaan Mataram Kuno

Pada bagian terakhir, pengunjung akan disajikan perjalanan Bekasi di masa modern. Proses resolusi rakyat yang menginginkan pemisahan dari Meeseter Cornelis (Kabupaten) Jatinegara dipaparkan secara gamblang.

Lalu terbentuk Kabupaten Bekasi sebagai bagian dari Republik Indonesia, hingga perkembangan otonomi daerah yang melahirkan Kotamdya (sekarang Kota) Bekasi.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja meresmikan Museum Gedung Juang Tambun pada, Jumat (19/3/2021), hal ini sekaligus penanda dibukanya wisata edukasi tersebut untuk umum.

Namun hingga Sabtu (20/3/2021), pihak pengelola masih belum memperkenankan pengunjung masuk ke dalam gedung dengan alasan masih perlu persiapan.

Sekuriti setempat mengatakan, fasilitas museum kemungkinan baru akan dibuka untuk pengunjung pada Senin atau Selasa (29-30/3/2021) mendatang.

Alhasil, pengunjung yang sudah kadung antusias terpaksa gigit jari. Mereka yang datang hari pertama pasca-peresmian hanya bisa menikmati area luar gedung.

Bupati Eka mengatakan, kehadiran Museum Gedung Juang Tambun ini, dapat menjadi sarana edukasi untuk masyarakat Bekasi agar lebih mengenal dan mencintai daerahnya.

"Gedung ini kita jadikan meseum digital, tujuan agar masyarakat mengetahui perjalanan panjang daerahnya dari jaman kerajaan, penjajahan, perjuangan hingga kemerdekaan," ucapnya.

Dengan begitu lanjut Eka, masyarakat terutama generasi penerus dapat lebih mencintai Bekasi dan kelak diharapkan bisa terus berkontribusi untuk membangun daerah.

"Jadi tempat edukasi dan rekreasi, mengenal sejarah daerahnya dan mencintai daerahnya bersama-sama punya tekad memajukan Bekasi," ucapnya.(*)

# Museum Gedung Juang Tambun # Museum Gedung Juang # gedung juang # Bekasi # sejarah # wisata sejarah

Baca berita lainnya terkait museum

Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: TribunJakarta

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved