Selasa, 14 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Dipaksa Keluar dari All England, Istri Marcus Gideon Sebut Suami Tak Diberi Makan selama Karantina

Jumat, 19 Maret 2021 09:09 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Marcus Gideon dan 23 atlet lainnya dipaksa mundur dari ajang All England 2021 lantaran tidak sengaja satu pesawat dengan orang yang ternyata positif Covid-19.

Kini mereka harus menjalani karantina di Inggris selama 10 hari.

Istri Marcus Gideon, Agnes kemudian buka suara melalui akun Instagram pribadinya.

Agnes mengungkapkan rasa kecewanya melalui unggahan Instagram story.

Melalui unggahannya, ia memprotes peraturan pertandingan yang tidak menyediakan waktu untuk karantina bagi semua pemain.

Padahal sudah jelas pertandingan digelar di tengah pandemi.

Ia juga menyebut, selama karantina, para atlet Indonesia tidak diberi makanan yang cukup.

Atlet Indonesia hanya diberi jatah makan pagi hari, sisanya harus membeli sendiri.

"Cuma dikasih breakfast aja. Makan siang dan malam boleh pesen ke hotel tapi bayar sendiri," tulisnya.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti atlet lain yang berada satu pesawat dengan tim Indonesia.

Baca: Tim Badminton Indonesia Mundur dari All England 2021, PBSI Ungkap Kejanggalan

Baca: Kejanggalan Indonesia Mundur dari All England Diungkap PBSI, dari Email hingga Atlet Lain Boleh Main

Atlet yang dimaksud adalah atlet dari Turki yang hingga hari ini masih diperbolehkan untuk bertanding.

Agnes juga menyorot hasil tes swab yang berubah dalam jangka waktu kurang dari 24 jam dari positif menjadi negatif.

Seperti diketahui, tim kontingan Indonesia dipaksa mundur dari turnamen All England 2021.

Manajer Tim Indonesia, Ricky Soebagdja kemudian menceritakan kronologinya.

Ia mengatakan seluruh tim Indonesia terpaksa harus mundur dari turnamen Yonex All England 2021.

“Seluruh Tim Indonesia terpaksa harus mundur dari turnamen Yonex All England 2021 dan tidak dapat melanjutkan pertandingan,” katanya.

Hal itu dikarenakan saat penerbangan dari Istanbul ke Birmingham pada Sabtu (13/3/2021), terdapat penumpang yang positif Covid-19.

Kini para atlet harus melakukan karantina mandiri selama 10 hari.

Pihak BWF dan panitia juga tak bisa berbuat banyak lantaran hal tersebut sudah menjadi peraturan dari pemerintah Inggris.

Sementara itu, berbeda dengan atlet Indonesia, tunggal putri Turki, Neslihan Yigit juga berada di dalam satu pesawat uang sama, namun sejauh ini masih bisa tampil di All England 2021.

Nama Neslihan Yigit masih ada di jadwal pertandingan babak kedua (16 besar) All England, Kamis (18/3/2021).

(Tribun-Video.com)

# All England # Marcus Gideon # positif Covid-19

Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved