Sabtu, 2 Mei 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Amien Rais Sebut Ada Skenario Masa Jabatan Presiden Jadi 3 Periode, MPR Bantah Ada Agenda Pembahasan

Senin, 15 Maret 2021 12:31 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Belakangan ini mencuat kabar terkait usulan perubahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Atas hal ini, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menegaskan pihaknya tak mengagendakan soal pembahasan ini.

Kabar ini pertama kali disampaikan oleh pendiri Partai Ummat, Amien Rais.

Amien Rais menyebut ada skenario untuk mengubah masa jabatan presiden dari dua periode menjadi tiga periode.

Wakil Ketua MPR Arsul Sani ketika dikonfirmasi pada Senin (15/3), membantah keras kabar tersebut.

Baca: Amien Rais Sebut Sidang Istimewa MPR Jadi Skenario Ganti UUD 1945 soal Jabatan Presiden 3 Periode

Dikutip dari Kompas.com, Arsul mengatakan MPR sama sekali tak mengagendakan rencana amandemen UUD 1945.

Terlebih untuk mengubah aturan masa jabatan presiden.

"Bisa saya tegaskan di MPR saat ini tidak ada agenda sama sekali untuk mengubah pasal masa jabatan Presiden. Jangankan agenda perubahan, bahkan tingkatan pemikiran awal saja tidak ada sampai saat ini," kata Arsul saat dihubungi, Senin (15/3/2021).

Arsul mengungkapkan, saat ini MPR hanya tengah mendalami dan mengakaji pokok-pokok haluan negara (PPHN).

Ia menyebut, dari lima rekomendasi MPR periode sebelumnya pun tidak ada materi terkait masa jabatan presiden tiga periode.

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menyebut partainya berpendapat bahwa masa jabatan presiden tidak perlu diubah.

"Sejauh ini tidak ada yang mengusulkan atau bahkan sekedar bicara-bicara informal dengan MPR atau parpol pendukung pemerintahan. Bahwa di ruang publik ada yang usul atau bicara soal itu, tentu tidak bisa dilarang," kata Arsul Sani.

Baca: Amien Rais Temui Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Sempat Singgung Ancaman Neraka Jahanam

Arsul pun menilai tudingan yang dilontarkan oleh Amien sebagai hal biasa.

Menurutnya, Amien Rais, sudah biasa melempar dugaan ke ruang publik tanpa mengecek dahulu ke pihak-pihak terkait.

"Dalam hal ini seperti pimpinan MPR dan kalangan parpol pendukung pemerintahan. Bahkan saya dan kawan-kawan di koalisi parpol pendukung pemerintah melihatnya itu sebagai political joke Pak AR (Amien) saja," ujar Arsul.

Kabar ini bahkan juga ditulis oleh jurnalis asal Selandia Baru bernama John McBeth di Asia Times.

Menurut John McBeth, wacana ini muncul setelah Jokowi terkesan membiarkan manuver Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang berupaya mengambil alih Partai Demokrat dari tangan Agus Harimurti Yudhoyono.

Padahal, manuver itu dilakukan saat Indonesia sedang dilanda krisis ekonomi dan kesehatan akibat pandemi Covid-19.

(Kompas.com/ TribunVideo.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wakil Ketua MPR Sebut Tidak Ada Agenda Mengubah Masa Jabatan Presiden"

Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved