Yandex

Terkini Daerah

Bus Sri Padma yang Masuk Jurang di Sumedang Termasuk Unit Baru, Beroperasi 2019 dan Selalu Diservis

Sabtu, 13 Maret 2021 10:48 WIB
Tribun Jabar
Editor: Panji Anggoro Putro | Video Production: Ramadhan Aji Prakoso

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Irvan Maulana

TRIBUN-VIDEO.COM, SUBANG - Sopir bus PO Sri Padma Kencana, Nana Mardiana, mengungkapkan, bus maut yang ditumpangi rombongan peziarah SMP IT Al Muaawanah Cisalak, Subang, dalam kondisi prima.

Bus tersebut mengalami kecelakaan di Sumedang pada Rabu (10/3/2021) malam.

Nana mengatakan, bus selalu dicek sebelum dioperasikan untuk memastikan bus memang laik jalan.

Baca: 16 Orang Pengikut Aliran Hakekok Mandi Bersama Tanpa Busana, MUI: Pengikut Dijanjikan Kaya Raya

"Biasanya servis kalau ada yang kerasa. Pas mau berangkat pasti diservis dulu karena ada mekaniknya di pihak servis. Bahkan kernetnya kemarin itu enggak ada, jadi mekanik yang ikut," ungkap Nana ketika dikonfirmasi Tribun di PO Bus Sri Padma Kencana, Jalan Kaliangsana, Kalijati, Kabupaten Subang, Jumat (12/3/2021).

Nana mengungkapkan saat itu selain sopir dan sang mekanik, pihak admin PO juga ikut dalam rombongan tersebut.

Ditegaskan Nana, mekanik yang terpaksa ikut dalam rombongan tersebut bukan karena kondisi mobil, namun hanya karena kekurangan kernet bus.

Sang mekanik terpaksa ikut mengantikan posisi kernet.

"Mobilnya baik, hanya kernet lagi enggak ada, kosong, jadi ikut dia," ucapnya.

Baca: Penampakan Bangkai Bus Sri Padma yang Kecelakaan Masuk Jurang di Sumedang, Separuh Bodi Hancur

Izin operasional di Rembang

Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Subang, Idin Saepudin, mengatakan, izin operasional bus tersebut belum tercantum di Subang.

Ia mengatakan, saat ini izin operasional PO Sri Pandma Kencana masih terdafta di Rembang, Jawa Tengah.

Dikatakan Idin, pelat nomor mobil tersebut sudah T karena kendaraannya sudah tercantum di Samsat Subang.

Namun izin operasional Kemenhub untuk PO tersebut masih di Rembang.

"Masih proses peralihan dari tahun 2020 kemarin. Izinnya masih tercantum di Rembang," papar Idin kepada Tribun ketika dikonfirmasi di kantor Dishub Jalan Otto Iskandar Dinatta Kabupaten Subang, Jumat (12/3/2021).

Lebih lanjut, Idin menjelaskan, proses uji kelayakan kendaraan bermotor kendaraan tersebut juga masih dilakukan di Dishub Rembang.

Mengenai korban kecelakaan, Idin menjelaskan, Dishub Kabupaten Subang sudah menurunkan tim sebanyak empat orang untuk investigasi bersama KNKT sejak kecelakaan tersebut terjadi hingga hari ini.

Kendati demikian, ditegaskan Idin, menurut laporan yang ia terima, bus tersebut dalam keadaan prima saat digunakan untuk perjalanan wisata rombongan peziarah tersebut.

"Bahkan informasinya mobil itu unit baru, dan mulai dioperasikan juga baru tahun 2019. Mungkin kecelakaan itu murni human error saja, yang lebih jelas nanti KNKT," ucapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Mekanik Ikut dalam Bus yang Alami Kecelakaan Maut di Sumedang, Bukan karena Ada Kerusakan

Sumber: Tribun Jabar
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved