Minggu, 19 April 2026

Tribunnews Update

Kemenhub Temukan Banyak Catatan pada Bus Sri Padma Kencana yang Alami Kecelakaan Maut di Sumedang

Jumat, 12 Maret 2021 10:24 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Korban yang tewas dalam kecelakaan Bus Sri Padma Kencana di Tanjakan Cae, Sumedang, bertambah menjadi 29 orang.

Hingga saat ini belum ada kepastian soal penyebab kecelakaan maut yang membuat bus itu terjun bebas ke dalam jurang.

Namun, dugaan sementara sopir bus kehilangan kendali serta mengalami kegagalan pengereman.

Baca: Sempat Cium Bau Sangit dan Bus Oleng, Korban Selamat Kecelakaan Bus Sumedang Ceritakan Kronologi

Dilansir oleh Kompas.com, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setyadi mengatakan, dari keterangan sementara adalah kegagalan rem, namun bukan berarti penyebab utama adalah rem blong.

Budi mengatakan penyebab kegagalan rem ada beberapa faktor, tapi paling utama lantaran sopir yang kurang ahli dalam teknis mengemudi.

Contoh seperti tidak tepat kapan waktu harus mengerem, teknik pengereman, dan lainnya.

Faktor kedua yang juga jadi perhatian adalah masalah rute atau medannya.

Menurut Budi, secara struktur kondisi jalan di lokasi kejadian memang sangat curam, sehingga sulit bagi kendaraan besar seperti bus pariwisata ini untuk melewati rute tersebut.

"Jadi memang banyak catatanya dari insiden ini, ini juga rute alternatif memang peruntukannya bukan untuk kendaraan besar."

"Kami akan lakukan koordinasi soal ini, paling utama menyediakan keamanan di lokasi, karena ternyata sudah sering kejadian juga," ucap Budi.

Pihaknya meminta diperhatikan keamanan di lokasi kejadian, seperti pemasangan beton sebagai langkah antisipasi, juga rambu-rambu.

Terkait masalah temuan awal yang menyatakan bus terlambat melakukan uji KIR, menurut Budi memang hal itu juga jadi salah satu catatan penting.

Tapi, tidak bisa langsung dihubungkan dengan kesalahan teknis semata.

Baca: VIDEO: CCTV Sebelum Kecelakaan Maut Bus Sri Padma Kencana Bawa Rombongan Peziarah asal Subang

Selama ini, kecelakaan lalu lintas baik di moda transportasi umum atau pribadi mayoritas disebabkan kesalahan pengguna atau sopir.

Karena itu, ke depannya Budi juga maninjau terkait kapabilitas para sopir yang dimiliki perusahaan transportasi. (Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 29 Orang Tewas, Kemenhub Temui Banyak Catatan Insiden Bus di Sumedang

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved