Yandex

Terkini Daerah

Lunasi Utang Ibu, Pemuda Curi Rp653 Juta Uang di Kantor Unit Donor Darah PMI

Selasa, 9 Maret 2021 09:54 WIB
Tribun Lombok

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUN-VIDEO.COM – Ditangkap polisi, HM alias US atau Songkok (27), pemuda asal Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram berdalih mencuri uang Rp 653 juta untuk membayar utang sang ibu.

Kepada wartawan, si Songkok mengaku mencuri karena ingin membantu ibunya.

”Anak kan harus berbakti kepada ibunya,” kata US, dalam sesi keterangan pers, di markas Polda NTB, Senin (8/3/2021).

Uang hasil curian itu, kata US, sebagian dia berikan kepada ibunya.

Sebagian lagi dia pakai untuk dirinya sendiri.

Meski demikian, pemuda ini tidak tahu berapa jumlah utang sang ibu.

US juga tidak tahu menahu si ibu berutang di pihak mana saja.

Dia pun tidak mau menyebutkan jumlah uang yang diberikan untuk ibunya.

Sang ibu sendiri tidak tahu jika uang yang diberikan adalah hasil curian.

”Kalau dia tahu pasti tidak mau diterima,” kilahnya.

Dari hasil mencuri itu, US atau si Songkok mendapatkan jatah Rp 300 juta.

Sisanya dia bagi kepada temannya yang masih buron. Sebagian lagi uang itu dia bagi ke teman-temannya di kampung.

Baca: Kisah Pilu 2 Bocah yang Dikunjungi Dedi Mulyadi, Sempat Dihajar Massa karena Dituduh Pencuri

”Orang-orang di rumah, bukan orang di PMI,” katanya.

US ditangkap polisi karena mencuri berangkas di kantor unit donor darah Palang Merah Indonesia (PMI) Lombok Barat, 20 Febaruari 2021.

Satu pelaku pencurian kini masih buron.

Dalam aksi itu, US dan temannya mengambil berangkas berisi uang kas kantor Unit Donor Darah PMI Lombok Barat.

Selain uang, berangkas itu juga berisi sertifikat tanah, kunci mobil, dan BPKB kendaraan.

Kepala Bidang Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto menjelaskan, dari pengakuan pelaku kepada polisi, dia mendapatkan bagian hasil kejahatan sebesar Rp 300 juta.

Uang tersebut antara lain digunakan untuk membeli 1 unit sepeda motor jenis Kawasaki LX 150 hijau senilai Rp 22,2 juta.

”Pelaku ini merupakan residivis dan pernah menjalani hukuman di Lapas Mataram pada kasus pencurian,” katanya.

Dalam kasus lainnya, si Songkok juga mengakui pernah menjual barang hasil kejahatan berupa beberapa unit handphone (HP).

Selain menjual, dia juga pernah menjadi penadah barang hasil curian.

Seorang pencuri berinisial EI alias Kepak yang ditangkap Polsek Cakranegara juga mengaku pernah menjual barang curian ke Songkok. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunlombok.com dengan judul Curi Uang Rp 653 Juta, Pemuda Mataram Ini Berdalih untuk Lunasi Utang Ibu

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Dimas HayyuAsa
Sumber: Tribun Lombok
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved