Yandex

Terkini Daerah

Mengintip Kampung Alpukat di Mulyaharja Bogor, Ada yang Sudah Panen dan Baru Tumbuh Bunga

Minggu, 7 Maret 2021 16:22 WIB
Tribunnews Bogor

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUN-VIDEO.COM, - Potensi pemberdayaan pertanian di Kota Bogor semakin berkembang pesat.

Satu di antaranya adalah Kampung Alpukat di Kampung Pabuaran Pasir, RW 10 Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan.

Warga Mulyaharja yang tergabung dalam Kelompok Taruna Tani (KTT) mulai merintis Kampung Alpukat sejak awal 2017.

Ketua Kelompok Taruna Tani Oji Afandi (47) atau yang akrab disapa Ojos ini bercerita Kampung Alpukat dirintis dengan penanaman 200 pohon alpukat di setiap depan pekarangan warga.

Baca: Muhammad Iskandar, Pembudidaya Sukses Buah Alpukat Sebesar Kepala Bayi

Setelah tumbuh berkembang kemudian dibuat centra atau display Kampung Alpukat yang dilaunching pada Juni 2019 dengan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.

"Awalnya kita menanam itu 200 pohon kita tanam kemudian di 2019 kita launching dengan penanaman yang ke 1000 pohon dan sekarang kita infenterisir itu sudah 1500 pohon yang sudah kita tanam dengan kelompok taruna tani nya," ujarnya saat ditemui di Kebun Alpukat Kampung Alpukat, Sabtu (6/3/2021).

Tanaman yang awalnya berukuran kurang lebih 5 hingga 10 centi meteri itu kini sudah mulai tinggi.

Bahkan pohon alpukat yang ditanam pada 2017 lalu kini sudah berbuah.

Sedangkan pohon alpukat yang ditanam dengan dihadiri Wakil Wali Kota Bogor ini sudah mulai tumbuh bunga.

"Ini yang kita tanam di 2019, mudah-mudahan satu tahun lagi kita panen, karena 200 yang kita tanam 2017 itu sudah bisa berbuah, rata-rata itu didepan rumah warga, tapi kalau yang disini karena display yang baru ditanam 2019 nah di 2021 sudah tumbuh bunga," ujarnya.

Untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan sambil menunggu proses pohon alpukat tumbuh besar, lahan seluas 3,8 hektare itu pun dimanfaatkan untuk menanam tanaman lain dengan sistem pertanian tumpang sari.

Karena untuk menanam alpukat memerlukan jarak antar pohon 6×6.

Tanaman yang ditanam adalah pohon buah yang memiliki masa waktu berbuah kuramg dari satu tahun diantaranya adalah pisang, sirsak, palawija.

Baca: Kisah Warga Blitar Petani Alpukat Seberat 2 Kg Dalam Sekali Panen Bisa Naik Haji dan Beli Mobil

Namun nantinya setelah alpukat tumbuh besar tanaman ini yang berada disampingnya harus dibersihkan dan bisa diganti dengan tanaman yang berukuran kecil.

"Ini tumpang sari karena fokus kita di kebun Alpukatnya intinya begitu, sambil hasil dari pisang ini dari palawija yang lain untuk menutup cost atau anggaran pemeliharaan alpukat, dan alhamdulillah banyak teman respon," ujarnya.

Pengembanngan kampung alpukat ini juga diikuti oleh para anak muda yang awalnya bekerja di industri rumahan beralih ke pertanian.

Kondisi itu dikarenakan beberapa tahun lalu induatri produksi sendal lokal industri rumahan mulai merosot.

Sejak itu Ojoz pun mengajak para anak muda untik ikut pemberdayaan pertanian

"Kelompok anak muda rata-rata di industri tapi sekarang mereka sudah bisa merasakan bagaiamana manfaat bertani," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Mengintip Kampung Alpukat di Mulyaharja Bogor, Ada yang Sudah Panen dan Baru Tumbuh Bunga

Editor: Dita Dwi Puspitasari
Video Production: Sekar Manik Pranita
Sumber: Tribunnews Bogor
Tags
   #alpukat   #Bogor   #pertanian   #Wakil Wali Kota Bogor
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved